Tangerang, KataKota – Dalam ajang UPH Festival 24 dengan tema ‘Bear Fruit’ ,para mahasiswa baru diajak untuk berbagi melalui program ‘Donasi Buku’ yang sejak 14-19 Agustus 2017, ribuan buku berhasil dikumpulkan untk kemudian disalurkan kepada anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan donasi buku memang sudah sejak empat tahun terakhir menjadi kegiatan wajib bagi mahasiswa baru UPH. Program ini ditujukan untuk mahasiswa program regular, hasilnya terkumpul 4.828 buku.
“Buku-buku tersebut tentunya sudah melalui seleksi dari tim kami. Karena ada juga beberapa buku yang harus kami eliminasi karena isinya tidak sesuai dengan kriteria dan visi misi UPH yang telah kami sosialisasikan,” kata Kusumawardhani, Manajer Student Life UPH yang mengkoordinir program ini bersama mahasiswa yang tergabung dalam Service Learning Community (SLC).

Sebanyak 20 anggota SLC dilibatkan untuk menyortir buku-buku yang disumbangkan mahasiswa. Berdasarkan kontennya buku-buku yang didonasikan terdiri dari Buku Cerita Anak, Buku Pengetahuan Umum, Ensiklopedia, Kamus, Buku Pengembangan Diri dan Buku Resep Masakan.
“Buku-buku ini rencananya akan kami sebarkan ke 26 mitra Service Learning UPH, seperti Sekolah, Panti Asuhan, Rumah Belajar, Taman Baca, dan Yayasan Sosial baik yang ada di Tangerang, Jakarta, Jogjakarta, Lampung, Sumba, dan di seluruh propinsi di Indonesia yang disalurkan melalui program One Book One Hope dari Yayasan Pondok Kasih dan Indonesia Reggae Society serta di beberapa Taman Baca milik Taman Baca Inovator yang berada di Jawa, Sumatra dan Maluku,” tambah Kusumawardhani dalam siaran tertulisnya.
Buku adalah jendela dunia. Karena itu melalui buku-buku yang didonasikan dapat menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak di daerah yang masih kekurangan akses untuk memperoleh informasi.
UPH berharap program ini menjadi buah nyata dari para mahasiswa baru kepada anak-anak di berbagai daerah Indonesia, dengan menyediakan buku-buku sehingga menumbuhkan minat baca. (Eq/KK)


























