7 Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Dalam Freezer

5
kamu mungkin berpikir bahwa menyimpan makanan di dalam  freezer merupakan cara paling baik. Namun ternyata, tidak semua makanan bisa diletakkan di freezer, lho.

Hal tersebut karena beberapa jenis makanan akan mengalami perubahan rasa hingga tekstur saat dipanaskan, terlebih setelah kamu mendiamkannya lama di freezer. Lantas, apa saja makanan yang tidak boleh disimpan di dalam freezer? Simak detailnya berikut ini, yuk!

1. Telur Mentah

Menyimpan telur mentah di dalam freezer tidak disarankan, karena bisa merusak cangkang dan isinya./Foto: Freepik.com/KamranAydinovTelur mentah/ Foto: Freepik.com/KamranAydinov

Beauties, kamu sebaiknya tidak menyimpan telur mentah di dalam freezer. Hal tersebut akan menyebabkan bagian dalam telur mengembang saat dibekukan, menyebabkan cangkang telur menjadi retak, dan merusak telur-telur tersebut.

2. Keju

Meletakkan keju di dalam freezer tidak disarankan. Hal tersebut bisa merusak tekstur hingga rasanya./Foto: pexels.com/NastyaSensei)Keju/ Foto: pexels.com/NastyaSensei

Jika kamu meletakkan keju di dalam freezer, hal tersebut berisiko merusak kualitas produknya. Tidak hanya itu saja, keju yang dibekukan dapat mengubah tekstur dan rasanya.

Jika kamu memiliki sisa keju, sebaiknya potong menjadi bentuk dadu atau parut, kemudian letakkan keju-keju tersebut ke dalam kantong yang tahan di freezer, lalu kamu bisa menyimpannya di dalam freezer.

3. Sayuran Tertentu

Meletakkan sayur dengan kadar air tinggi seperti timun di freezer tidak disarankan. Karena bisa menghilangkan tekstur renyahnya./ Foto: Freepik/ JcompTimun merupakan salah satu sayur dengan kadar air tinggi/ Foto: Freepik/ Jcomp

Beberapa jenis sayuran seperti sayuran dengan kadar air tinggi yakni timun, tomat, atau kentang dapat memengaruhi tekstur kerenyahannya.

Jika kamu meletakkan sayuran-sayuran tersebut di freezer, kadar air yang menjaga makanan tetap renyah dan utuh saat segar dan mentah akan membuat sayuran tersebut menjadi lembek setelah dicairkan.

4. Alpukat

Meletakkan alpukat di dalam freezer akan merusak teksturnya. Alpukat bisa jadi cair dan lembek./ Foto: Pexels.com / AnneAlpukat/ Foto: Pexels.com/Anne

Alpukat memiliki tekstur yang lembut, namun hal tersebut bisa rusak jika kamu membekukan alpukat di dalam freezer, Beauties. Jika kamu memiliki sisa alpukat, lumuri daging buahnya dengan air perasan lemon segar, bungkus seluruhnya dengan plastik wrap, kemudian simpan di dalam kulkas.

5. Yogurt

Menyimpan yogurt di dalam freezer bisa merusak bakteri baik di dalamnya. Selain itu, bisa mengubah rasa dan tekstur yogurt./Foto: Pexels.com/ Any LaneYogurt/ Foto: Pexels.com/ Any Lane

Meskipun yogurt kerap dikonsumsi dalam suhu dingin, kamu sebaiknya tidak menyimpan yogurt di dalam freezer. Hal tersebut karena bakteri baik yang terkandung di dalam yogurt bisa hancur akibat proses pembekuan, hingga mengubah rasa yogurt itu sendiri.

Namun, yogurt masih aman dikonsumsi jika perubahan rasa dan teksturnya tidak mengganggumu, Beauties.

6. Makanan yang Digoreng

Sebaiknya tidak menyimpan makanan yang digoreng di dalam freezer, karena bisa mengubah teksturnya saat dipanaskan kembali./Foto: Freepik/jcompSalah satu makanan yang digoreng adalah olahan ayam goreng/ Foto: Freepik/jcomp

Mengonsumsi makanan yang digoreng memang sebaiknya langsung dihabiskan, namun ada kalanya makanan tersebut masih tersisa dan kamu mungkin berpikir untuk menyimpannya di freezer.

Namun, sebaiknya kamu tidak menyimpan makanan yang digoreng di dalam freezer. Hal tersebut karena makanan renyah yang digoreng kemungkinan akan lembek setelah dipanaskan kembali usai diletakkan di dalam freezer.

7. Pasta

Hindari menyimpan pasta matang di dalam freezer, karena bisa mengubah rasa dan teksturnya saat dipanaskan kembali./foto: freepik/timolinaPasta/ Foto: freepik/timolina

Beauties, usahakan untuk tidak menyimpan pasta matang di dalam freezer. Meskipun tidak menimbulkan bahaya saat memakannya, rasa pasta matang yang sudah disimpan di dalam freezer tidak akan menggugah selera. Selain itu, teksturnya akan berubah menjadi lembek dan basah saat dicairkan.\

Source : www.beautynesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.