Anies Kantongi Tarif MRT, Besok Diumumkan!

2
Dok. Pribadi/Intan Deviana
lebaran

Katakota.com, -Tarif perjalanan moda raya terpadu (mass rapid transit/MRT) fase pertama dari kawasan Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah disepakati. Tarif itu baru akan diumumkan Senin (24/3).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pihaknya belum bisa mengumumkan besaran tarif meski masa operasi komersial MRT fase pertama telah diresmikan. Menurutnya, ada etika kesepakatan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta yang tak bisa dilanggar.

“Kenapa saya tidak memberitahukan sekarang meskipun sudah disepakati? Kesepakatannya sudah, tapi belum diketok. Diketoknya hari Senin, etikanya diumumkan hari Senin,” ujar Anies usai peresmian MRT Jakarta di Jakarta, Minggu (24/3).

Anies juga mengaku telah mengantongi perhitungan tarif lengkap untuk semua skema perjalanan yang mungkin dilakukan masyarakat. “Ada tabelnya di kantung saya sekarang,” imbuhnya.

Nominal tarif perjalanannya sendiri akan bervariasi, tergantung jarak tempuh atau berapa banyak stasiun yang dilalui penumpang. Hal tersebut, kata Anies, membuat besaran tarif perjalanan MRT tak merata.

“Jadi ada yang di bawah Rp10 ribu, ada yang di atas Rp10 ribu. Tergantung Anda dari mana mau ke mana. Tarifnya berdasarkan stasiun, Anda naik dari stasiun mana, turun dari stasiun mana, harganya beda-beda,” beber Anies menjelaskan.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengamini pernyataan Anies terkait sudah adanya kesepakatan nominal tarif perjalanan setelah pembahasan yang cukup alot dan panjang dalam beberapa waktu terakhir.

“Harganya sudah ada, tebal tipisnya itu di atas Rp10.000, di bawah Rp16.000, ya di antara itu,” kata Prasetyo dalam kesempatan yang sama.

Meski begitu, berbeda dengan Anies yang menyebut masih ada tarif perjalanan yang di bawah Rp10 ribu, Prasetyo justru mengatakan sulit untuk memberikan nominal tarif sebesar Rp10 ribu. Sebab, subsidi yang harus ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi besar.

“Subsidinya kegedean, tapi saya sama Pak Gubernur sudah cocok nih soal tarif. Nanti saya ketok. Senin ya,” tuturnya.

Mulai Senin (25/3) besok, masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi massal teranyar ini harus menggunakan kartu perjalanan.

Belum ada besaran tarif yang ditentukan. PT MRT Jakarta memberlakukan operasi komersial gratis selama sepakan ke depan, mulai Senin (25/3) hingga Minggu (31/3).

Pada masa operasi komersial gratis pada 25-31 Maret 2019, MRT Jakarta akan mengoperasikan sebanyak tujuh rangkaian kereta dan satu rangkaian kereta cadangan. Operasi akan dilakukan mulai pukul 05.30 sampai 22.30 WIB.

Setelah itu, per 1 April 2019, MRT Jakarta akan menerapkan operasi komersial berbayar sesuai dengan tarif perjalanan yang telah disepakati. Pada masa ini, ada 14 rangkaian kereta yang dioperasikan dan dua rangkaian kereta cadangan yang akan beroperasi sejak pukul 05.00 WIB-24.00 WIB.

Sumber : CNNindonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.