Arief Harapkan Edukasi Masyarakat Melalui Sanksi Sosial

1
Pelanggar PSBB dikenakan sanksi /riz

Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan evaluasi tindakan pemberian sanksi bagi masyarakat yang melanggar aturan dan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menjelaskan hingga hari ke lima pemberlakuan sanksi bagi pelanggar, masih ditemui sejumlah masyarakat yang belum sadar akan pentingnya penggunaan masker.

“Pada tiga hari pertama masyarakat yang melanggar kita langsung lakukan rapid test,”

“Hasilnya ada sejumlah pelanggar yang hasil testnya reaktif,” ungkap Arief saat meninjau lokasi penindakan pelanggar PSBB di kantor Kecamatan Pinang, Selasa (19/5).

“Masyarakat harus waspada bahwa ada orang – orang yang statusnya OTG dan bisa jadi carrier,” sambungnya.

Wali Kota menegaskan Pemkot Tangerang akan terus menggelar operasi dan penindakan kepada masyarakat yang melanggar aturan PSBB dengan harapan agar masyarakat sadar pentingnya menjaga kesehatan melalui sanksi sosial yang diberikan.

“Harapannya dengan sanksi sosial yang diberikan bisa membuat masyarakat jera dan kemudian sadar pentingnya menggunakan masker,” terangnya.

Untuk diketahui, sejak tanggal 14 Mei – 16 Mei 2020 terdapat sebanyak 2.146 pelanggar dengan 1.783 mengikuti rapid test dengan hasil reaktif sebanyak 21 orang, sedangkan untuk sanksi sosial yang telah diberikan kepada sebanyak 351 orang dari 6 kecamatan.

“Sanksi sosial yang diberikan misalnya menyapu jalan atau fasilitas umum,” pungkasnya.(did/riz)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.