Bandara Bali Siapkan Pelayanan Penumpang yang Batal Berangkat

4
Istimewa

Bali, Katakota.com — Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyiapkan pelayanan penumpang yang batal berangkat karena bandara ditutup selama 24 jam mulai pukul 07.00 Senin (27/11) Wita hingga Selasa (28/11) 07.00 Wita akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Agung.

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi menjelaskan pelayanan tersebut meliputi penanganan calon penumpang yang akan mengurus pengembalian uang tiket dan menjadwal ulang atau merubah rute penerbangan melalui bandara terdekat. “Pihak bandara menyiapkan sejumlah petugas dan sarana prasarana pendukung seperti meja pelayanan calon penumpang, komputer dan fasilitas lain sesuai dengan maskapai penerbangan masing-masing baik di terminal domestik dan internasional,” kata dia di Denpasar, Senin.

Pihak bandara juga menyiapkan pemberian kupon makan yakni sekitar 2.000 kupon untuk penumpang domestik dan 4.000 kupon untuk penumpang internasional.

Bagi calon penumpang yang ingin berangkat melalui bandara terdekat, pihak bandara bekerja sama dengan instansi terkait mengevakuasi ke terminal untuk melakukan perjalanan jalur darat dan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Dia mengatakan, penanganan calon penumpang tersebut telah dibahas jauh-jauh hari sejak status Gunung Agung siaga termasuk ketika Gunung Raung di Jawa Timur dan Gunung Barujari di Lombok, NTB mengalami erupsi.

Sebelumnya Kepala Balai Pengelola Tansportasi Darat Wilayah Bali dan NTB Agung Hartono dalam rapat koordinasi antisipasi siaga darurat Gunung Agung di gedung Emergency Operation Center Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (24/9) mengatakan Kementerian Perhubungan menyiapkan sekitar 300 bus yang disiagakan untuk melayani penumpang.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi, Kota Denpasar dan Organda yang paling berperan serta Damri. Apabila calon penumpang ingin meneruskan perjalanan dengan jalan darat, maka dapat menggunakan bus yang diantarkan melalui tiga titik terminal di antaranya Ubung Denpasar, Mengwi di Kabupaten Badung dan Pelabuhan Benoa Denpasar.

Bali terdapat sekitar 2.300 bus yang terdiri dari 1.800 bus pariwisata dan 500 bus antarkota antarprovinsi.

 

 

 

Sumber :Beritasatu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.