Begini Skema Pengalihan Arus Ditutupnya Jalan Daan Mogot

18
lebaran

Tangerang,Katakota.com- Dinas Perhubungan Kota Tangerang menyiapkan skema pengalihan arus dalam penutupan Jalan Daan Mogot KM 23, Kota Tangerang akibat pekerjaan jalur kereta bandara.

Kepala dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rahman, menerangkan, pihaknya telah membuat skema pengalihan arus lalu lintas baik dari arah Jakarta ke Tangerang maupun Tangerang ke Jakarta.

“Kami bagi dua skema, pertama untuk sepeda motor, mobil penumpang, bus, dan truk ringan dan kedua skema untuk truk kontainer dan kendaraan berat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman, Rabu (23/8/2017).

Saeful menjelaskan skema pertama, yakni untuk kendaraan kecil dan penumpang dari Jakarta ke Tangerang, yang biasanya melalui Jalan Daan Mogot dialihkan ke Jalan Maulana Hasanudin ke Jalan Benteng Betawi dan keluar di Jalan Sudirman. Bagi yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jalan Daan Mogot bisa memutar balik dari Jalan Sudirman dan berbelok ke kiri melanjutkan ke Jalan Daan Mogot.

Sedangkan kendaraan berat dari arah Jakarta ke Tangerang lanjut Saeful akan dialihkan dari Jalan Daan Mogot ke Jalan Bouraq, melintasi ke Jalan Lio Baru, lalu keluar di simpang Tanah Tinggi.

“Di simpang Tanah Tinggi, bisa memilih untuk melanjutkan ke Jalan Sudirman bagi yang mengarah ke Cikokol maupun Serpong atau ke Jalan Daan Mogot berbelok ke kanan jika ingin ke arah Serang,” ujarnya

Untuk skema berikutnya, yakni kendaraan kecil asal Tangerang (dari arah Serang) ke Jakarta diarahkan ke simpang Tanah Tinggi lalu ke Jalan Lio Baru, terus ke Jalan Bouraq, dan keluar di Jalan Daan Mogot KM 24. Untuk kendaraan beratnya, diarahkan ke simpang Tanah Tinggi menuju Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, lalu ke ruas tol Jakarta-Tangerang.

Pihaknya akan menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan asal Tangerang (dari arah Serpong) yang ingin ke Jakarta untuk melintas Jalan Sudirman ke simpang Tanah Tinggi, Jalan Bouraq, lalu ke Jalan Daan Mogot KM 24. Khusus untuk kendaraan berat, akan diarahkan dari Jalan Sudirman ke simpang Tanah Tinggi lalu ke Jalan Pembangunan III menuju Jalan Juanda, terus ke Jalan Pembangunan I dan lanjut ke Jakarta.

Pengerjaan jalur rel di atas jalan layang yang melintasi Jalan Daan Mogot KM 23 direncanakan berlangsung sehari penuh.

“Kami targetkan, pengerjaannya selesai pada Senin 28 Agustus 2017 dini hari sebelum warga mulai beraktivitas kembali,” pungkasnya.

“Penutupan rencananya dilakukan pada tanggal 26 sampai 27 Agustus ini,” ujar VP Public Relation PT KAI, Agus Komarudin.

Menurut Agus penutupan tersebut dimulai pada tengah malam. Saat berlangsung selama proses pengerjaan proyek pembangunan ini.

“Untuk pelaksanaan pemasangan girder jembatan Kereta Bandara yang melintang di atas Jalan Daan Mogot,” ucapnya.

Ia menjelaskan pemasangan girder ini untuk menyambungkan jembatan yang menjadi akses Kereta Bandara. Fondasi berupa tiang pancang penyangga jembatan sudah berdiri di sisi kiri dan kanan jalan.

“Sehingga kedua arus Jalan Daan Mogot itu ditutup untuk sementara waktu,” tandasnya.(ACW)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.