Begini Strategi TangCity Mal Atasi Kepadatan Pengunjung Jelang Lebaran

3

TANGERANG – Hari raya idul Fitri 1442 hijriah menghitung hari. Menjadi kebiasaan masyarakat biasanya berburu pakaian atau kebutuhan lebaran di pusat perbelanjaan.

Meski kondisi Pandemi masih terjadi di Indonesia termasuk Kota Tangerang, tidak menyurutkan antusias warga menyerbu pusat perbelanjaan salah satunya TangCity mal.

Pada akhir pekan kemarin pengunjung di TangCity Mal tercatat mencapai angka 35 ribu kunjungan. Namun demikian angka tersebut masih jauh dari jumlah kunjungan di masa normal demikian dijelaskan Media Relation Tangcity Mall, Intan Amalia.

“Angka kunjungan itu belum mencapai 50 persen kondisi normal pengunjung yang mencapai 80 ribu. Untuk harian biasanya 25 ribuan,”ujar Intan kepada awak media, Senin (10/5).

Untuk menyiasati terjadi kerumunan di dalam mal, pihaknya menutup jam operasional lebih awal yakni pukul 20.30 wib.

“Jadi sejak kemarin kita menutup operasional mal sejak pukul 20.30 itu semua pengunjung gak boleh masuk lagi. Tapi yang pengunjung mal sudah di dalam masih boleh belanja,”ungkapnya.

Lebih jauh Intan menjelaskan sudah menyiagakan satgas covid di setiap lantai pusat perbelanjaan. Bahkan pihaknya juga melakukan buka tutup pintu jika kondisi padat terjadi di dalam mal.

“Jadi Tim satgas kita banyak yang bertugas disetiap lantai dengan selalu memberi imbauan untuk menjaga prokes dan di beberapa pintu jika setiap waktu melihat kondisi penuh maka kita akan tutup dulu melihat massa sampai mencair,”tuturnya.

Salah seorang pengunjung Hisyam mengatakan tidak terganggu dengan adanya aturan mal TangCity, justru membuat pengunjung semakin peduli akan protokol kesehatan.

“Saya rasa aturan di mal ini sangat baik ya, betul-betul mematuhi anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan, tadi saya lihat ada petugas yang memberikan imbauan kepada pengunjung di lantai dua,”ucapnya. (Eky F./Katakota)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.