Jakarta, KataKota – Sejumlah pegawai di kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mendapat ancaman melalui akun media social twitter secara personal. Ancaman tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang memblokir aplikasi telegram.
Ancaman yang dilontarkan pun bernada macam-macam, salah satunya adalah dengan menyebut bahwa para pegawai Kominfo tersebut adalah musuh para jihadis.
Staf Ahli Menkominfo, Henry Subiakto menyebut ancaman itu langsung ditujukan ke media sosial beberapa pegawai Kominfo. “Ada di twitter. Ke personal. Ada tiga orang, enggak perlu saya sebut nama,” kata dia, Sabtu (29/7).
Pihaknya menilai Namun bahwa hal tersebut merupakan tindakan melawan hukum
Henry mengaku tidak tahu siapa yang mengancam pegawai Kominfo tersebut. (*/KK)




























