Memasuki usia 40 tahun bukan berarti harus mengurangi aktivitas fisik. Justru pada fase ini, latihan beban atau strength training menjadi salah satu jenis olahraga yang dianjurkan untuk membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Seiring bertambahnya usia, massa otot dan kekuatan tubuh akan berkurang secara alami. Pada perempuan, perubahan hormon menjelang menopause juga dapat mempercepat penurunan kepadatan tulang sehingga meningkatkan risiko osteoporosis apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang tepat.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, latihan beban dapat membantu mempertahankan massa otot, meningkatkan kekuatan, menjaga keseimbangan tubuh, serta mendukung kesehatan tulang. Selain itu, Dilansir Mayo Clinic bahwa olahraga ini juga berperan dalam meningkatkan metabolisme, mengontrol berat badan, dan mempermudah tubuh menjalankan aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, latihan beban tidak selalu identik dengan mengangkat beban berat di pusat kebugaran. Perempuan yang baru ingin memulai dapat menggunakan dumbbellringan atau bahkan memanfaatkan berat badan sendiri sebagai beban latihan. Dengan dilakukan secara bertahap dan konsisten, latihan beban dapat menjadi investasi kesehatan yang membantu tubuh tetap kuat, aktif, dan mandiri seiring bertambahnya usia.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Latihan Beban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299018/original/058566400_1784190384-IMG_2070.jpeg)
Sebelum memulai latihan beban, penting untuk mempersiapkan tubuh agar olahraga dapat dilakukan dengan aman dan memberikan hasil yang optimal. Persiapan yang tepat juga membantu mengurangi risiko cedera, terutama bagi perempuan yang baru mulai berlatih setelah usia 40 tahun. Dilansir dari American College of Sports Medicine (ACSM), latihan kekuatan sebaiknya dimulai dengan beban yang ringan sambil mempelajari teknik gerakan yang benar. Cara ini membantu otot, sendi, dan jaringan tubuh beradaptasi secara bertahap terhadap beban latihan.
Selain memilih beban yang sesuai, jangan lupa melakukan pemanasan selama 5–10 menit untuk meningkatkan aliran darah ke otot dan mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga. Gunakan pakaian serta sepatu yang nyaman agar gerakan tetap stabil dan aman. Dilansir dari National Institute on Aging, latihan beban juga perlu diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup, yakni sekitar 48 jam sebelum melatih kelompok otot yang sama kembali. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dan konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung protein, untuk mendukung proses pemulihan otot. Dengan persiapan yang baik dan latihan yang dilakukan secara konsisten, manfaat latihan beban dapat dirasakan secara maksimal sekaligus membantu menjaga kesehatan tubuh seiring bertambahnya usia.
Manfaat Latihan Beban yang Bisa Dirasakan Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299019/original/034469400_1784190386-IMG_2072.jpeg)
Sahabat Fimela, melakukan latihan beban secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi perempuan yang memasuki usia 40 tahun. Selain membantu menjaga kekuatan otot, olahraga ini juga berperan penting dalam mempertahankan fungsi tubuh agar tetap optimal seiring bertambahnya usia. Dilansir dari Bone Health & Osteoporosis Foundation, latihan beban dapat membantu meningkatkan atau mempertahankan kepadatan tulang sehingga risiko osteoporosis dan patah tulang dapat berkurang, terutama setelah menopause.
Tak hanya itu, Dilansir Harvard Health Publishing bahwa latihan kekuatan juga bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan, memperbaiki postur tubuh, serta mendukung kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Olahraga ini bahkan dapat membantu mengontrol kadar gula darah, meningkatkan metabolisme, dan menjaga berat badan tetap ideal bila dipadukan dengan pola makan bergizi. Selain manfaat fisik, latihan beban juga diketahui mampu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres karena merangsang pelepasan hormon endorfin. Dengan dilakukan secara rutin, bertahap, dan sesuai kemampuan, latihan beban dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang yang membantu perempuan tetap aktif, kuat, dan percaya diri dalam menjalani berbagai aktivitas di usia 40 tahun ke atas.
Source : www.fimela.com

























