Cerita Rumiyati Ketua RT di Cimone Ubah Lahan Tidur Menjadi Taman Belajar Keluarga 

77
Panen ikan konsusmsi di Taman Belajar Keluarga Cimone /foto dok pribadi
Ir. Hj.Rumiyati (58) Ketua RT 02 RW 08 Perumahan Cimone Permai Kelurahan Cimone Kecamatan Karawaci berhasil mengubah tumpukan sampah menjadi Taman Belajar Keluarga.
Inovasi yang dilakukan nominator Tangerang Awards 2021 untuk kategori RT-RW inspiratif ini bertujuan menjadikan lingkungan bersih, nyaman sekaligus sebagai ruang publik serta sarana ketahanan pangan di masa pandemi saat ini.
Taman Belajar Keluarga (TBK) tercetus dari adanya lahan fasos-fasum diwilayahnya yang tak terawat. Berangkat dari kondisi itu Ia mengajak seluruh lapisan warga dan pemuda Karang Taruna bergotong royong agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif.
“Jadi disini lahan milik Pemkot saat itu banyak tumpukan sampah, kami manfaatkan membuat taman edukasi, khususnya sebagai sarana pembelajaran anak-anak di usia dini, ” ujar dia.
Ia mengatakan dalam rangka menghemat biaya lahan tersebut dibangun memanfaatkan barang-barang bekas seperti potongan pohon untuk Gapura, tempat duduk, sebagai gantungan tanaman pagar dan aksesoris taman,tulisan taman belajar dari pintu bekas kamar mandi lalu ada paralon bekas untuk mainan anak anak, botol air kemasan untuk pot bunga dan hiasan.
“Taman juga dilengkapi mural-mural edukasi  karya Pemuda Karang Taruna  seperti pengenalan hewan, bahasa Inggris , tata surya serta lambang Burung Garuda dan Teks Pancasila,” katanya.
Kemandirian masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan ditunjukan warga RT 02 RW 08 dengan bercocok tanam dan budidaya ikan di Taman Belajar Keluarga.
Rumiyati mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini Taman Belajar Keluarga sangat bermanfaat digunakan warga sebagai sarana ketahanan pangan.
“Sudah dilakukan bercocok tanam sayur-mayur dan buah-buahan hasil panen untuk dibagikan sebagai wujud ketahanan pangan di lingkungan kami,” ujar Rumiyati yang juga bekerja sebagai karyawati swasta ini.
Ir Rumiyati saat di Taman Belajar Keluarga /foto istimewa
Selanjutnya juga ada budidaya ikan yaitu lele dengan menggunakan media kolam bambu bekas dan terpal. Lahan diatasnya pun dimanfaatkan untuk tumpang sari dengan menanam sayuran kangkung sebab kotoran lele bermanfaat sebagai pupuk.
“Sarana ketahanan pangan berupa tanaman sayur dan buah serta budidaya ikan juga sebagai edukasi kepada anak-anak mengenal alam ,” ujar dia.
Selain membangun Taman Belajar Keluarga, Rumiyati juga menjalankan program lainnya yang bermanfaat untuk warga diantaranya membentuk koperasi dan UKM barang bekas.
Kunjungan dari Kecamatan Karawaci dan Kelurahan Cimone beberapa waktu lalu/istimewa
Ia mengatakan, UKM barang bekas melakukan pengumpulan dan penjualan barang bekas dari warga untuk dijual kembali. Upaya ini sebagai bentuk kemandirian ekonomi warga memenuhi kebutuhan di lingkungan.
“Dengan penjualan barang rongsokan sangat membantu berdirinya balai warga dan Taman Belajar keluarga,” ujar dia yang dipercaya warga menjadi Ketua RT selama empat periode berturut-turut ini.
Kemudian berdirinya koperasi sebagai wujud untuk membantu kesejahteraan ekonomi warga dan membuka peluang usaha.(adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.