Tangerang, Katakota.com – Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang membentuk kaukus pemuda peduli lingkungan karena menilai kondisi lingkungan hidup mulai mengkhawatirkan.
Karena minimnya kesadaran warga untuk menjaga dan merawat lingkungan. Perilaku membuang sampah sembarangan menjadi satu dari banyak faktor yang membuat kondisi lingkungan hidup menjadi rusak.
Kepala Bidang Pemuda Disporabudpar Kabupaten Tangerang Drs.H.Cucu Abdurrosyied mengatakan, “tumpukkan sampah adalah adalah salah satu indikasi kurangnya kepedulian terhadap lingkungan, gara-gara sampah ekosistem lingkungan hidup menjadi rusak. Sungai menjadi kotor dan airnya tidak bisa dimanfaatkan. Dan produktivitas tanah jadi menurun sehingga sulit menghasilkan tanaman yang ideal.”
“Persoalan sampah menimbulkan banyak penyakit. Kemudian sumber air menjadi sulit didapat. Yang rugi kita-kita juga karena kekeringan air, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan”. ujarnya.
Kasubid Pengelolaan Jejaring pada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Sukanda mengatakan, “di beberapa daerah sudah terbentuk kaukus lingkungan dan kaukus merupakan forum pertemuan yang beranggotakan dari berbagai latar belakang kepentingan.”
Terdapat beberapa kaukus lingkungan yang bisa dibentuk. Seperti di ranah politik bisa dibentuk kaukus partai politik yang berisi anggota partai atau anggota legislatif. Nantinya kaukus itu dimanfaatkan oleh politisi untuk mendiskusikan kebijakan yang lebih mengarah ke aspek lingkungan hidup.
“Kami dari KLHK bisa membantu deklarasi adanya kaukus. Kami juga bersedia memfasilitasi penyusunan rencana aksi, pelatihan, dan pendampingan kebijakan berkaitan dengan lingkungan hidup”, “Ujarnya”.
(Mad sutisna/KK)

























