Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto menginginkan persoalan warga dengan pemerintah pusat terkait ganti biaya pembebasan lahan untuk proyek tol Jakarta Outer Ring Road II (JORR) di Kecamatan Benda segera tuntas.
“Kita berharap mediasi secara kekeluargaan, manusiawi, sehingga ini bisa clear,” ujarnya Rabu (16/12/2020).
“DPRD dan Pemkot Tangerang mendukung pengerjaan proyek strategis nasional (PSN) tersebut,” sambungnya
Politisi Gerindra ini berharap persoalan ganti pembebasan lahan yang kini dalam proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Tangerang bisa selesai.
“Gugatan yang dilayangkan warga terkait tidak sesuainya harga pembebasan lahan bisa menemukan titik temu secepatnya,”
“Kita pun sudah membentuk dan membuat materi gugatan dan alhamdulilah pengadilan memberikan sloting untuk mediasi antara penggugat dan tergugat. Dan memang ini masih belum titik temu ya. Dan kita harapin dalam secepatnya ada titik temu,” paparnya.
DPRD juga ingin diadakannya tim appraisal baru, karena nilai yang ditawarkan pemerintah pusat sebagai kompensasi dinilai tak adil.
“Harapannya adalah kita ada solusi. Karena kalau melihat dari segi rupiah kan itu harga 3-4 tahun lalu Rp2,6 juta. Pasti di 2020 ada perubahan berharap seperti itu,” ungkapnya.
Kemudian setelah mediasi, DPRD mengharapkan terdapat kesepakatan untuk menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan appraisal yang disepakati bersama. (Dit)



























