Garuda Indonesia Antisipasi Teror Bom 

6
Dirutgaruda Indonesia Pahala Mansyuri

Tangerang, Katakota.com — Antisipasi teror imbas bom Surabaya juga dilakukan pada dunia penerbangan, seperti yang dilakukan oleh maskapai nasional Garuda Indonesia. Dirut Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury menjelaskan pihaknya melakukan koordinasi dengan pengelola Bandara. Baik itu Angkasa Pura 1 dan Angkasa Pura 2.

“Ada penambahan ekstra di tiap – tiap Terminal Bandara,” ujar Pahala kepada Katakota.com di kantornya Garuda Indonesia, Tangerang, Senin (14/5).

Pahala menjelaskan, bahkan jumlah personel dalam pengawasan pun turut ditambah. Petugas melakukan pengamanan melekat di mesin X-Ray.
“Kami libatkan unsur Polri, TNI, dan Avsec dalam antisipasi teror ini,” kata Pahala.

Semua fasilitas juga tak luput dalam pantuan. Mulai dari sistem operasi, cargo, hingga bagian pesawat.

“Pengawasan penumpang dan barang bawaan menjadi perhatian kami,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang mengatakan telah menginstruksikan pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penjagaan bagi penumpang baik yang datang maupun pergi.

“Saya tugaskan kepada seluruh bandara untuk melakukan pemeriksaan acak terhadap kendaraan yang masuk,” ujar Menhub.

Selain itu, Menhub juga meminta untuk melakukan pengecekan secara intensif terhadap gerak-gerik orang yang mencurigakan di sekitar Bandara.

“Saya juga minta dengan PT Angkasa Pura II, Kepolisian dan TNI untuk menerjunkan pasukan-pasukannya untuk mengawasi kegiatan-kegiatan yang juga mencurigakan. Oleh karenanya harap maklum kepada para penumpang yang merasa kurang nyaman dengan keadaan karena ini dalam rangka meningkatkan keamanan,” terang Menhub.

Tidak hanya pengecekan terhadap kendaraan, Menhub juga turun langsung memeriksa beberapa bagasi penumpang pada bagian security check melalui x-ray.

Pengamanan ini sendiri akan dilakukan secara intensif selama 2 minggu. “Paling tidak 2 minggu ke depan harus dilakukan (pengamanan) secara konsisten. Apabila kita anggap perlu dan kita minta informasi dari tim (keamanan) akan kita lanjutkan dan jika diperlukan saat lebaran bisa dilakukan,” tutur Menhub.

 

Penuli. : Eky F.
Editor. : Qy
Uploader. : Cecep R.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here