INACA : Soal Tiket Menjadi Tantangan Dunia Penerbangan Indonesia

7
lebaran

Katakota.com, -Dunia penerbangan tanah air setiap tahunnya terus tumbuh pesat, sejumlah rute baru baik domestic maupun internasional terus dibuka oleh sejumlah maskapai. Meski demikian, bukan berarti dunia aviasi tanah air tanpa tantangan, soal tariff tiket yang diatur oleh pemerintah menjadi tantangan tersendiri.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, ada 83 rute penerbangan baru sipil komersial. Perinciannya, sebanyak 58 rute penerbangan domestik dan 25 rute penerbangan internasional.
Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) Bayu Sutanto menjelaskan, tantangan utama di industri penerbangan adalah tarif tiket yang diatur pemerintah.

Selama ini perubahannya, mengikuti kenaikan biaya-biaya produksi seperti avtur, serta biaya bandara dan navigasi. “Prosesnya panjang dan sulit,” ujar Bayu.

Di sisi lain seiring bertambahnya rute baru, kondisi di Bandara Soekarno Hatta masih cukup padat. Bayu mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh penyelenggara industri penerbangan, yakni fasilitas bandara termasuk runway, terminal, navigasi, depo avtur, dan ekstensi jam operasi bandara. “Kami berharap pemerintah membentuk badan ekonomi pengatur penerbangan untuk mengatur kebijakan ekonomi penerbangan sipil terkait infrastruktur, tarif, konektivitas, integrasi moda, dan pemerataan,” pintanya.

Sementara itu, Ikhsan Rosan, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia mengamini. Kepadatan bandara bakal mempengaruhi on time performance (OTP) setiap maskapai penerbangan. “Misalkan salah satu armada terlambat 45 menit, itu akan menimbulkan efek domino,” ungkap Ikhsan.

 

Sumber : KOntan

Uploader : Cecep R./Qy

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.