Ini Catatan DPRD Kota Tangerang di APBD 2020

4
lebaran
DPRD bersama Pemkot Tangerang telah mengesahkan APBD tahun 2020 sebesar Rp 5.162 Triliun. Anggota DPRD pun memberikan saran dan pendapat dalam pelaksanaan APBD.
Seperti diungkapkan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Apanudin, Menurutnya dalam pembahasan APBD tahun 2020 pihaknya menyampaikan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan.
Pemerintah Kota Tangerang dihimbau untuk mengkaji dan inovasi perbaikan jalan dengan tonase besar seperti di jalan Juanda yang menghubungkan Kecamatan Neglasari dan Batuceper.
Dikatakannya, jalan Juanda mengalami kerusakan dikarenakan dilewati kendaraan tonase besar serta lalu lintas proyek pengembangan jalan tol dan Bandara.
“Jalan sudah kerap kali diperbaiki oleh Pemkot, oleh karenanya perlu inovasi perbaikan jalan untuk mengatasi kerusakan di jalan Juanda,” ujarnya.
Menurut politisi Gerindra ini melalui inovasi, maka perbaikan jalan akan efektif sesuai dengan kapasitas jalan tersebut.
“Inovasi yang sebelumnya ada ruas yang berhasil dan ada yang tidak, sehingga perlu mengkaji inovasi baru,” oleh karena itu di 2020 dapat dilakukan inovasi,” ujarnya.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Saeroji pun menyampaikan catatannya dalam APBD tahun 2020. Salah satunya adalah anggaran pendidikan yang terbesar dalam APBD tahun 2020.
Dalam pembahasan Komisi II DPRD memberikan catatan agar menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan. Misalkan terkait pemeliharaan sarana sekolah.
“Telah diputuskan kewenangan pemeliharaan kembali ke Dinas Perkim, sehingga Dinas Pendidikan fokus kepada pendidikan anak,” ujarnya.
Kemudian Komisi II juga menyoroti keberadaan perpustakaan disekolah agar dimanfaatkan dengan maksimal.
“Jangan sampai perpustakaan tidak dikelola dengan baik, manfaatnya kurang kepada anak didik,” ujarnya.
Kemudian memaksimalkan dana BOS dan BOP kepada peningkatan kualitas siswa.
“Merujuk kepada kementerian sekarang, bahwa kualitas (jadi nomor 1), terutama dari guru harus ada inovasi-inovasi. Kemudian secara fisik infrastruktur di Kota Tangerang ini sudah bagus, tinggal bagaimana guru dan sekolah bisa berinovasi sehingga meningkatkan IPM (INdeks Prestasi Manusia),” ucapnya.(*)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.