Meski sama-sama berbahan dasar susu, ketiganya memiliki perbedaan, mulai dari proses pengolahan, daya simpan, hingga cara penyimpanannya. Agar tidak salah pilih, yuk, kenali lebih jauh perbedaan susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk. Simak selengkapnya!
Susu UHT
Susu UHT/Foto: Magnific.com
Susu UHT (Ultra High Temperature) diproses dengan pemanasan pada suhu sangat tinggi. Proses ini bertujuan membunuh mikroorganisme sehingga susu dapat bertahan lebih lama, Beauties. Dalam kemasan yang tertutup rapat dan telah disterilkan, susu UHT bisa tahan hingga 6 bulan atau lebih tanpa perlu disimpan di kulkas, tergantung pada produk dan petunjuk penyimpanan pada kemasan.
Namun, setelah kemasan dibuka, susu UHT harus segera disimpan di dalam kulkas dan sebaiknya dikonsumsi sesuai anjuran pada kemasan. Karena itu, susu UHT menjadi pilihan praktis bagi kamu yang ingin menyimpan susu dalam waktu lebih lama tanpa harus langsung memasukannya ke dalam kulkas.
Susu Pasteurisasi
Susu Pasteurisasi/Foto: Magnific.com
Susu pasteurisasi diproses dengan memanaskan pada suhu dan waktu yang sudah ditetapkan untuk mengurangi mikroorganisme berbahaya yang mungkin terdapat dalam susu mentah. Berbeda dengan UHT, proses pasteurisasi menggunakan suhu yang lebih rendah sehingga tidak bertujuan untuk mensterilkan susu. Proses ini dilakukan untuk menjaga susu tetap aman dikonsumsi sekaligus mempertahankan rasa dan karakteristiknya.
Karena menggunakan suhu yang lebih rendah, susu pasteurisasi memiliki daya simpan yang lebih pendek dibandingkan susu UHT. Susu ini harus selalu disimpan di dalam kulkas, termasuk sebelum kemasannya dibuka.
Fresh Milk
Fresh Milk/Foto: Magnific.com
Fresh milk atau susu segar berasal dari susu yang baru diperah dari sapi, Beauties. Berbeda dengan susu UHT yang diproses dengan suhu sangat tinggi, fresh milk umumnya mengalami proses pasteurisasi untuk mengurangi mikroorganisme berbahaya sekaligus menjaga rasa dan karakteristik alaminya.
Fresh milk memiliki daya simpan yang lebih pendek dan harus selalu disimpan di dalam kulkas. Itulah sebabnya, susu jenis ini biasanya dijual dalam kondisi dingin dan perlu segera dikonsumsi setelah kemasan dibuka. Saat menemukan label fresh milk di supermarket, kamu juga perlu memperhatikan informasi pada kemasan. Istilah fresh milk dan pasteurized milk dapat digunakan secara bersamaan karena susu segar yang dijual secara komersial umumnya telah melalui proses pasteurisasi.
Nah, itu dia perbedaan dari susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk, Beauties. Jadi, pastikan kamu memilih jenis susu yang sesuai dengan kebutuhan dan cara penyimpanan yang tepat.
Source : www.fimela.com






























