Kecurigaan penumpang Garuda Delay Hampir Empat Jam Hindari Kompensasi

6
Garuda indonesia delay hampir 4 jam dibandara lombok

Katakota.com, -Penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 433 dari Lombok menuju Jakarta mengalami penundaan penerbangan hampir 4 jam. Penundaan keberangkatan diumumkan secara bertahap sebanyak dua kali. Pertama, jadwal keberangkatan yang semula 14.50 WITA ditunda menjadi 15.25 WITA. Kemudian, petugas kembali mengumumkan penundaan jadwal keberangkatan menjadi pukul 17.50 WITA.

Dilansir dari merdeka.com, di Bandara Internasional Lombok, terlihat sejumlah penumpang mulai gelisah karena harus menunggu lama.

Sekitar pukul 17.00 WITA, petugas kembali menyampaikan pengumuman penundaan penerbangan menjadi pukul 18.45 WITA.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015, apabila mengalami penundaan penerbangan selama 4 jam (240 menit) maka penumpang berhak mendapatkan uang kompensasi sebesar Rp 300.000. Sementara penundaan yang diumumkan oleh Garuda pada penerbangan GA433 adalah 235 menit.

Beberapa penumpang merasa curiga pihak maskapai sengaja melakukan penundaan di bawah ambang batas pemberian kompensasi agar tidak perlu membayar kompensasi.

Salah satu penumpang, Eko Nurdiansyah menilai maskapai Garuda telah mencurangi penumpang.

“Ini dari awal pasti delaynya segini (hampir 4 jam) tapi sengaja enggak bilang biar enggak bayar kompensasi, ini kurang 5 menit doang,” kata Eko.

Selain itu, Eko juga merasa pesimis pesawat akan berangkat pada waktu yang tepat.

“Terus kita dimasukin pesawat 18.45 WITA tapi take off setengah jam kemudian misalnya.”

Penumpang lainnya, Rezkiana mengatakan belakangan Garuda memang sering mengalami delay.

“Dalam sebulan terakhir ini saya mengalami tiga kali delay bersama Garuda. Dan kali ini yang paling parah waktunya sampai 4 jam,” kata Rezkiana.

Rezkiana mengatakan seharusnya pihak Garuda bisa memperbaiki manajemen dan operasionalnya untuk bisa tepat waktu dan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan.

Sementara itu, Public Relations Garuda Indonesia, Dicky Irhamsyah mengatakan keterlambatan terjadi sebab pesawat mengalami gangguan teknis.

“Pre info kendala teknis, kendala pada sistem teknik pesawat,” ujar Dicky, Minggu (22/4).

Dicky mengungkapkan, proses perbaikan sedang dilakukan dan diusahakan selesai secepatnya.

“Sedang diperbaiki on progress ya, sekarang sedang dipastikan pesawat serviceable untuk berangkat,” ujarnya.

“Garuda sudah delay 4 jam tapi belum memberikan informasi kompensasi uang tunai.”

Berdasarkan Permenhub No 89 Tahun 2015 keterlambatan dengan kategori 240 menit penumpang harus mendapat kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). Jika lebih dari itu, badan usaha angkutan udara wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket)

 

Sumber    : Merdeka.com

Uploader  : Cecep R./Qy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.