Komunitas Apheresis Kota Tangerang, Dari Puluhan Kini Anggotanya Ratusan Pendonor

4
Komunitas Apheresis Kota Tangerang
Di Kota Tangerang terdapat komunitas yang tak biasa yakni komunitas Donor Darah Apheresis. Anggotanya merupakan pendonor darah sukarela yang siap menyumbangkan darahnya saat dibutuhkan.
Donor Apheresis berbeda dengan donor biasa (WB) whole blood, sebab donor ini hanya mengambil salah satu komponen darah seperti plasma darah, sel darah putih, darah merah, atau trombosit.
Setelah salah satu komponen darah tersebut sudah didapatkan, maka komponen darah yang lainnya dikembalikan ke dalam tubuh si pendonor melalui saluran yang sama.
Elvan Fadhellah (43) selaku ketua komunitas mengatakan, komunitasnya berdiri sejak tahun 2015 berawal dari grup WA yang dibuat oleh UDD PMI Kota Tangerang. Tujuannya saat itu agar PMI lebih mudah menghubungi dan koordinasi dengan para pendonor saat ada permintaan trombosit dari rumah sakit.
“Awalnya jumlah pendonor apheresis hanya puluhan sekarang alhamdulillah terus bertambah sekitar tiga ratusan orang,” ujar dia.
Pria yang bekerja di PDAM Tirta Benteng ini mengatakan, berbeda dengan donor darah biasa (WB) yang membutuhkan interval waktu 60 hari, untuk donor plasma dan trombosit hanya dibutuhkan waktu 14 hari sudah bisa donor kembali. “Kalau donor biasa waktu donor nya antara 10-15 menit tapi kalau apheresis trombosit 1-2 jam, lalu plasma 30 -45 menit dengan menggunakan mesin khusus yang dinamakan “mesin apheresis,” ungkapnya.
Saat ini anggotanya Ada beberapa yang menjadi penyintas Covid-19 telah menjadi donor plasma konvalesen.
“Kebetulan permintaaan plasma sedang tinggi juga dari RS ke PMI Namun kendalanya tidak banyak penyintas covid yang mau mendonorkan plasmanya, Dan kalau Ada yang mau juga banyak yang gagal karena titer antibodynya kurang dan tidak bisa didonorkan, jadi untuk teman2 penyintas covid yang sudah sembuh Dan sehat dapat menyumbangkan darahnya ke PMI terdekat ,”kata dia.
Selain aktif sebagai pendonor, kegiatan lain dari komunitas donor darah Apheresis adalah aktif mensosialisasikan donor darah di media social, kemudian juga mengadakan kegiatan2  donor darah di lingkungan para anggota komunitas, kopdar anggota dengan petugas PMI serta olahraga bersama anggota komunitas, futsal, basket.sepeda.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.