KPU Siapkan 17 Item Hadapi Gugatan Pilpres di MK

5
Ilustrasi
lebaran

Tangerang, Katakota.com -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, menyiapkan 17 item dokumen-dokumen untuk menjawab gugatan hasil Pemilu dari Pasangan Calon (Paslon) 02 di Mahkamah Konstitusi (MK). Saat ini 17 item tersebut sudah dibawa KPU ke MK, menjelang persidangan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Ali Zaenal Abidin mengatakan, bila KPU Provinsi Banten telah mmeberikan instruksi kepada KPU kota/ kabupaten, untuk menyiapkan dokumen-dokumen menghadapi gugatan paslon di persidangan pada 14 Juni nanti. Total sebanyak 17 item dokumen sudah disiapkan pihaknya, dari 29 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diwilayah ini.

“Pengumpulan item tersebut untuk persidangan gugatan Pilpres dahulu, dan untuk gugata Pemilihan Legislatif (Pileg) belum. Gugatan untuk Pilpres terkait lokusnya belum begitu jelas, karena kami hanya diperintahkan untuk menyiapkan dokumen saja,” jelasnya kepada Satelit News, Rabu (12/6).

Ali mengatakan, secara rinci dirinya tidak mengetahui item-item apa saja yang sudah dipersiapkan, lantaran banyaknya dokumen yang diminta KPU Provinsi Banten. Namun secara keseluruhan, dari masalah atau dugaan yang timbul yakni berupa dugaan kecurangan.

“Tetapi kami siap membuktikan dugaan tersebut, kita sangat siap membuktikan hal tersebut ke paslon 02 dengan 17 item itu,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan Internal KPU Kabupaten Tangerang, Wahyu Diana Mulya mengungkapkan, 17 item yang telah dikumpulkan tersebut berupa rekapitulasi suara di kecamatan di kabupaten/ kota, dokumen-dokumen surat keputusan, penetapan daftar pemilih, surat ketetapan jadwal kampanye. Pengumpulan dokumen tersebut juga sudah sesuai dengan kronologi gugatan di MK.

“Jadi hanya itu saja, dalam rangka menjawab gugatan dari paslon 02 artinya KPU dari tingkat pusat dan jajaran kebawah itu sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur. Permohonan gugatannya juga panjang sekali dan secara umum ada yang menyinggung daftar pemilih dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Sampai saat ini, lanjut Wahyu, pihaknya belum dapat memastikan lokus daerah yang menjadi duduk persoalan dari gugatan tersebut. “Cuma memang belum jelas juga, informasinya yang mana karena waktunya juga masih panjang nanti tanggal 1 Juli baru keluar buku registrasinya,” pungkasnya.

(IRN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.