Minim Sponsor Untuk Tampil di F1, Rio Haryanto Temui Ahok

22

Jakarta, KataKota,- Datang bersama mantan Walikota Surakarta FX HAdi Rudyatmo, pembalap GP2 Rio Haryanto bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), beberapa waktu yang lalu.

Dikutip dari Detik.com, kedatangan Rio ke Balai Kota Jakarta bukan tanpa maksud. Ahok mengatakan, Rio merupakan pebalap muda berbakat dan punya kesempatan untuk tampil di Formula 1. Namun, Rio masih butuh sokongan dana tambahan untuk bisa mendapatkan kursi di tim F1.

“Rio ini orang yang luar biasa talentanya, tapi ternyata ikut Formula 1 itu tak hanya butuh talenta tapi juga butuh kesempatan dan peluang untuk bisa melawan 22 pebalap di dunia. Ini biayanya bisa menghabiskan 400 juta euro. Nah tentu untuk yang kecil-kecil kita harus keluarkan. Yang kecil-kecil ini butuh 15 juta euro,” ujar Ahok usai menggelar pertemuan tertutup dengan Rio di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

“Pertamina tentu sponsor utama, ngasih 5 juta euro, kan dia masih kurang 10 juta euro. Nah, ini harus kami bantu coba carikan,” lanjutnya.

Ahok mengaku ingin membantu menyumbangkan uang sponsor untuk Rio. Namun, dirinya belum menemukan celah hukum untuk itu.

“Jadi, kita akan coba carikan. Saya enggak tahu bisa enggak kita dukung melalui APBD juga. Sponsor ‘Enjoy Jakarta’, bagus disorot orang. Ini pertama kali makanya kita harus carikan sponsor,” kata Ahok.

“Kalau bisa ikut, ini satu-satunya dari Asia yang ikut. Makanya kita mau lihat bisa enggak DKI ikut sponsor. Kita mesti ngomong sama DPRD juga. Kalau bisa, ini satu hal yang membanggakan. Enggak gampang jadi pebalap, setiap hari mesti lari 10 kilometer dan berenang 4 kilometer. Balapan 2 jam ini sesuatu yang tidak mudah,” sambungnya.

Selanjutnya, Ahok pun berencana akan membantu mencarikan sponsor dari sejumlah perusahaan swasta agar Rio bisa tampil di F1 tahun depan.

“Nanti kita tanya saja ke pengusaha-pengusaha mau ikut atau tidak. Siapa tahu misalnya Indofood mau ikut, Mayora mau ikut, ABC mau ikut. Dari BUMN juga bisa ikut kan, Pertamina sudah ikut, siapa tahu BUMN lain bisa ikut, misalkan Mandiri atau Telkom,” kata dia.

Penulis: Roy

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.