Pemerintah Pusat Prioritaskan Pembangunan Pendidikan di Tapal Batas

18
Pemerintah Pusat Prioritaskan Pembangunan Pendidikan di Tapal Batas,(adit/katakota.com)

Katakota.com– Pemerintah memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan untuk daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T). Tujuannya untuk meningkatkan pemerataan pendidikan.

Menurut Kepala Seksi Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Sri Wahyuni, kawasan 3T menjadi gerbang tapal batas Indonesia. Letak daerah yang berada jauh dari ibu kota provinsi menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat.Penyebabnya karena pembangunan infrastruktur yang belum merata.

Beberapa permasalahan pendidikan, di daerah 3 T yaitu, persedian tenaga pendidik, distribusi tidak seimbang, insentif rendah. Kualifikasi di bawah standar, guru-guru yang kurang kompeten. Ditambah lagi ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang ditempuh. Penerapan kurikulum di sekolah belum sesuai dengan mekanisme dan proses yang standarkan.

“Permasalahan lainnya adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi,” ungkapnya.

Menghadapi permasalahan itu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat dibutuhkan. Keberadaan TIK di bidang pendidikan untuk nemudahkan orang mengakses informasi pendidikan lebih optimal dan efisien.

Pemanfaatan TIK untuk pendidikan di daerah 3T dapat disesuaikan dengan kondisi pendidikan di daerah. Diantaranya yakni kondisi sekolah, kondisi siswa, kondisi guru, dan kurikulum sekolah.

Salah satu media pembelajaran yang sesaui dengan kondisi pendidikan di daerah 3T adalah media audio. Sebab media itu harganya murah, portable, dapat diputar ulang, dapat digunakan bersama-sama, dan dapat merangsang partisipasi aktif pendengar.

Untuk itu, BPMRPK sebagai UPT Pustekkom Kemendikbud sebagai salah satu pengembang media pembelajaran berbasis audio.

Dalam mengemban tugas dan fungsinya, BPMRPK telah mengembangkan berbagai model dan format media audio pembelajaran untuk PAUD.

Berkaitan dengan pemanfaatan media audio pembelajaran untuk daerah 3T untuk PAUD, maka diperlukan adanya fasilitasi dengan bentuk kegiatan berupa bimbingan teknis untuk pendidik anak usia dini di kawasan 3T.

Tujuannya agar pemanfaatan media audio dalam proses pembelajaran berjalan dengan lancar. Sesuai dengan tujuan pengembangan model.

Kegiatan fasilitasi pemanfaatan media audio pembelajaran untuk dilaksanakan dalam tiga tahapan. Masing-masing selama tiga hari, yaitu pada tanggal 24-26 Juni 2019, 17-19 Juli 2019, dan 24-26 Juli 2019.

Adapun 23 lokasi tersebut Pulau Sumatra terdiri dari Kota Sabang, NAD, Kab. Pasaman Barat Sumatera Barat, Kab. Seluma Bengkulu, Kab Banyuasin Sumatera Selatan, dan Kab. Pesisir Barat, Lampung. Pulau Kalimantan berada di Kab. Sintang Kalimantan Barat dan Kab. Sambas, Kalimantan Barat. Pulau Sulawesi terdiri dari Kab. Sigi, Sulawesi Tengah, Kab. Mamuju Tengah Sulawesi Barat, Kab Jeneponto Sulawesi Selatan, Kab. Pohuwato Gorontalo, dan Kab. Bombana Sulawesi Tenggara. Pulau Jawa terdiri dari Kab. Lebak, Banten , Kab. Pandeglang, Banten dan Kab. Sampang, Jawa Timur. Adapun kepulauan di Indonesia Timur terdiri dari Kab. Sumba Tengah, Nusa.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.