Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi, termasuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dalam menggali dan mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM).
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mendorong agar kontribusi strategis kampus semakin nyata, terutama dalam menghadirkan kebijakan berbasis kajian ilmiah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Dies Natalis ke-27 Universitas Raharja sekaligus pengukuhan Guru Besar Po Abas Sunarya, yang digelar di Auditorium Universitas Raharja, Minggu (12/04/2026).
“Pemkot Tangerang senantiasa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Mari kita perkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, agar setiap hasil kajian ilmiah dapat diimplementasikan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-27 Universitas Raharja serta pengukuhan Prof. Abas Sunarya sebagai Guru Besar, yang bertepatan dengan ulang tahunnya ke-72.
“Selamat Dies Natalis kepada seluruh sivitas akademika Universitas Raharja. Semoga semakin maju, berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, dan terus menjadi kebanggaan Kota Tangerang,” ucapnya.
Di sisi lain, Universitas Raharja menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang inovatif, khususnya di bidang teknologi informasi dan digital. Perayaan Dies Natalis ke-27 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kampus dalam mendukung transformasi digital di Kota Tangerang.
Sachrudin turut mengapresiasi kontribusi Universitas Raharja sebagai mitra strategis Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya generasi muda yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Saya menyampaikan selamat bagi semua civitas academica Universitas Raharja. Semoga usia baru ini menjadi momentum penting untuk mendorong sinergi antara pemerintah dengan kampus untuk berkolaborasi bersama memajukan ekosistem riset, khususnya di bidang teknologi informasi dan digital yang menjadi keunggulan Universitas Raharja,” ujar Sachrudin.
Pada momen yang sama, Rektor Universitas Raharja, Po Abas Sunarya, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar. Di usia yang tidak lagi muda, ia tetap produktif dengan meluncurkan buku karya penelitian terbarunya berjudul “Leadership Era Digital: Teori dan Praktik Kepemimpinan” yang diterbitkan Rajawali Pers.
Menurut Abas, peluncuran buku tersebut menjadi tonggak penting bagi Universitas Raharja dalam mempelopori pengembangan riset teknologi informasi dan digital yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
“Memasuki usia baru ini, kami akan terus berfokus mengembangkan ekosistem riset teknologi informasi dan digital yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat. Ini menjadi bentuk dedikasi nyata Universitas Raharja bagi kemajuan Kota Tangerang,” ujarnya.
Ke depan, Universitas Raharja diharapkan dapat terus menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan Pemkot Tangerang guna memperkuat ekosistem riset dan inovasi, sekaligus mendorong pembangunan berbasis pengetahuan di Kota Tangerang.


























