Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Pangan B2SA untuk Balita Berisiko Stunting di Sudimara Pinang

2
Oplus_131072

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menyalurkan bantuan pangan segar Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bagi balita yang berisiko stunting dan memiliki berat badan kurang. Kali ini, bantuan disalurkan kepada puluhan balita di Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Rabu (15/7).

Kepala Bidang Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan DKP Kota Tangerang, Lisnah, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi balita sekaligus menekan angka stunting di Kota Tangerang.

“Kegiatan ini kita laksanakan di Kelurahan Sudimara Pinang. Ini merupakan kegiatan pemberian bantuan pangan segar B2SA untuk anak-anak yang berisiko stunting atau berat badan kurang,” ujar Lisnah.

Ia menjelaskan, setiap penerima bantuan memperoleh paket pangan segar yang terdiri atas beras, telur, daging ayam, ikan lele, dan wortel. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita selama satu bulan.

Menurut Lisnah, program ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni pada Juli, Agustus, dan September 2026. Selama pelaksanaan program, kader di masing-masing wilayah akan melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan berat badan balita setiap bulan kepada DKP Kota Tangerang.

“Nanti setiap satu bulan sekali ada laporan dari kader mengenai kenaikan berat badan bayi dan balita. Sampai tahap terakhir, kami akan melihat balita mana yang mengalami kenaikan berat badan signifikan,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi, DKP Kota Tangerang juga akan memberikan penghargaan kepada keluarga yang berhasil meningkatkan status gizi balita secara signifikan. Para orang tua tersebut juga akan diminta berbagi pengalaman dan kiat dalam memenuhi kebutuhan gizi anak agar dapat menjadi inspirasi bagi keluarga lainnya.

Lisnah menambahkan, setiap kelurahan menerima alokasi bantuan untuk sekitar 30 balita. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 22 kelurahan di Kota Tangerang. Hingga pertengahan tahun 2026, penyaluran bantuan telah dilaksanakan di 19 kelurahan.

Melalui program bantuan pangan segar B2SA, Pemerintah Kota Tangerang berharap status gizi balita terus meningkat sehingga upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Tangerang dapat berjalan lebih optimal. (Agung)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.