PSSI akan Luncurkan Kurikulum bagi Pesepakbola Muda

9
Korem 052/Wijayakram menggelar kompetisi sepakbola antar pelajar yang diikuti oleh empat jajaran kodim dibawahnya di lapangan sukun, Tangerang, Banten, Senin (5/9). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kolonel Inf Iwan Setiawan ini bertujuan untuk mencari bibit muda untuk nantinya dapat diikut sertakan seleksi dalam PS TNI. KataKota/eky

Jakarta, Katakota.com —  Induk olahraga sepak bola Indonesia, PSSI, saat ini sedang dalam proses melahirkan sebuah kurikulum bermain sepak bola ala Indonesia. Kurikulum tersebut diharapkan mampu menjadi panduan dalam mengembangkan pemain usia muda.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, mengatakan kurikulum tersebut dalam waktu dekat akan disebarkan ke seluruh Indonesia. Hal ini sebagai upaya peningkatan kualitas pesepakbola Indonesia, khususnya usia muda.

“Kurikulum sebentar lagi akan launching. Untuk menjadi pemain bagus, harus dapat 10 tahun latihan berkualitas. Lionel Messi juga bisa jadi pemain seperti itu butuh waktu bertahun-tahun,” sambung Danur.

Lebih lanjut, Danur menegaskan tidak ada proses yang instan bila seorang pesepakbola ingin berprestasi, semuanya harus diawali dari pembinaan usia muda yang terarah.

“Selanjutnya cari pelatih untuk jalankan kurikulum itu, galakkan kompetisi usia muda. Saya yakin football development ya itu,” ucap Danur dikutip CNNIndonesia.com.

Agar sepak bola Indonesia dapat berkembang, Danur berpendapat pemain mulai usia 6 sampai 18 tahun harus dapat latihan yang bagus dan kompetisi. Hal ini yang menurutnya yang sangat perlu ditingkatkan di Indonesia. Mengingat belum adanya kompetisi usia muda yang berkesinambungan di dalam negeri.

Sementara itu Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menegaskan pesepakbola usia muda Indonesia termasuk salah satu prioritas PSSI. Ia pun mengakui hasil dari upaya PSSI meningkatkan kualitas pemain muda Indonesia tidak bisa dilihat dalam waktu singkat.

“Saat ini masih kami revisi keseluruhan kebijakan itu (pesepakbola usia muda), sifatnya harus desentralisasi. Artinya, anggota-anggota klub dan Asprov harus berperan dalam garda usia muda. PSSI berikan fasilitas, tata cara, pedoman,” kata Tisha.

 

Penulis     :

Editor       : Q

Sumber    : CnnIndonesia

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.