Ribuan Pilot Menganggur, Masihkah Jadi Pekerjaan Impian?

14
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan 2016 – 2017 Garuda Indonesia hari ini Jumat (3/11) resmi ditutup. Peserta angkatan ini berjumlah 132 orang yang berasal dari sekitar 30 kota di Indonesia dengan jurusan pelatihan ground staff, airline bisnis dan pilot. Foto : Fajrin/Katakota
lebaran

Jakarta, Katakota.com — Menjadi pilot selama ini menjadi cita-cita banyak orang. Selain gaji yang cukup tinggi, bekerja di udara selalu menarik dan penuh tantangan. Hal ini kemudian membuat ribuan orang berbondong-bondong masuk sekolah penerbangan.

Meski demikian, ribuan pilot di Tanah Air saat ini menganggur. Maskapai enggan merekrut mereka dengan berbagai alasan. Bahkan, maskapai lebih memilih pilot asing yang dinilai lebih berkualitas.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pernah menyebut bahwa 1.200 pilot Indonesia masih menganggur. Kondisi ini sangat disayangkan karena terjadi disaat industri penerbangan sedang tumbuh.

“Memang patut disayangkan di saat industri penerbangan nasional sedang tumbuh tapi ternyata masih ada ribuan pilot yang lulus sekolah penerbangan masih belum bekerja,” kata Menhub Budi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengaku tengah mencari solusi atas banyaknya tenaga profesional pilot yang belum bekerja setelah mereka lulus.

“Pilot di Indonesia selama dua tahun ini ada sekitar 1.000-an yang belum bekerja di perusahaan penerbangan,” kata Agus di Kantor DKPPU, Bandara Soekarno Hatta, Senin (6/11).

Banyaknya pilot yang menganggur ini terjadi saat bisnis maskapai penerbangan tumbuh tinggi. Salah satunya, Garuda Indonesia yang mengaku kekurangan pilot saat ini. Direktur Operasional Garuda Indonesia, Triyanto, mengakui bahwa kekurangan pilot berdampak pada minimnya jam istirahat.

 

Sumber    : Merdeka

Uploader  : Cecep R./KK

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.