Melansir dari laman Healthshost, menurut Dr. Shalabh Agrawal, Direktur Urologi dan Andrologi, beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan setiap hari dapat berdampak besar pada kesehatan ginjal dalam jangka panjang. Berikut beberapa kebiasaan tersebut di bawah ini. Simak!
1. Mengonsumsi Terlalu Banyak Garam
Ilustrasi makan mie/Foto: Freepik.com/jcomp
Kebiasaan mengonsumsi garam berlebihan merupakan salah satu penyebab umum yang dapat mengganggu kesehatan ginjal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar asupan garam tidak lebih dari 5 gram per hari. Namun, banyak orang tanpa sadar mengonsumsi lebih dari jumlah tersebut, terutama dari makanan olahan, camilan kemasan, dan makanan restoran.
Menurut Dr. Agrawal, ketika tubuh menerima terlalu banyak natrium (garam), tubuh akan menahan lebih banyak cairan untuk menyeimbangkannya. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah. Jika dibiarkan terus-menerus, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal yang berfungsi menyaring limbah dari darah.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Hypertension juga menunjukkan, bahwa konsumsi garam berlebihan dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.
2. Kurang Minum Air Putih
Ilustrasi minum air putih/Foto: Freepik.com/pressfoto
Mencukupi kebutuhan air putih sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Karena air membantu ginjal membuang racun dan zat sisa dari tubuh melalui urine.
Tubuh yang kekurangan cairan dapat membuat urine menjadi lebih pekat. Hal ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal dan masalah kesehatan lainnya. Penelitian dalam Public Health Nutrition juga menunjukkan bahwa kurang minum air berkaitan dengan risiko batu ginjal yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, selalu penuhi kebutuhan cairan setiap hari agar fungsi ginjal tetap optimal.
3. Mengonsumsi Banyak Gula Tambahan
Kebiasaan mengonsumsi gula berlebih dapat berdampak buruk pada kesehatan ginjal. Makanan dan minuman tinggi gula tambahan seperti dessert, minuman manis, jus kemasan, dan camilan manis dapat meningkatkan risiko obesitas.
Sementara itu, obesitas dapat memicu tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2, yang merupakan dua penyebab utama penyakit ginjal kronis.
Selain itu, banyak juga orang yang tidak menyadari adanya gula tersembunyi dalam makanan yang tidak terlalu manis, seperti saus, sereal sarapan, dan yogurt berperisa. Oleh karena itu, mulailah untuk mengurangi konsumsi gula tambahan dan biasakan diri membaca label nutrisi sebelum membeli.
4. Sering Mengonsumsi Makanan Ultra-Olahan
Ilustrasi makanan olahan/Foto: Freepik.com/freepik
Makanan ultra-olahan seperti mie instan, camilan kemasan, minuman manis, dan daging olahan biasanya mengandung banyak garam (natrium), pengawet, dan tambahan fosfor. Jika dikonsumsi terlalu sering dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat.
Sebuah penelitian dalam American Journal of Kidney Diseases menunjukkan, bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan olahan memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis. Kandungan fosfor tambahan yang banyak terdapat dalam makanan kemasan juga dapat merusak fungsi ginjal secara bertahap.
5. Kebiasaan Tidur yang Buruk
Ilustrasi sulit tidur/Foto: Freepik.com/jcomp
Tidur berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal. Saat tidur, tubuh mengatur berbagai proses penting yang membantu organ bekerja dengan baik.
Menurut Dr. Agrawal, kurang tidur dapat berdampak buruk bagi ginjal. Sebuah studi dalam Kidney International menunjukkan, bahwa tidur kurang dari enam jam per malam dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. Hal ini karena kurang tidur dapat mengganggu ritme alami tubuh (ritme sirkadian), yang berpengaruh pada cara ginjal bekerja.
Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak ginjal. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.
Source : www.beautynesia.id


























