Tingkatkan PAD, Retribusi Kendaraan Bermotor Diusulkan Naik

18

Tangerang, Katakota.com – Kabupaten Tangerang yang termasuk wilayah besar di Provinsi Banten dan berjuluk “kota seribu industri” tidak berdampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Dengan minimnya PAD retribusi PKB, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang mengajukan usulan kenaikan tarif retribusi PKB.

Kepala UPT PKB Dishub Topik mengatakan, sangat menyayangkan jika dengan wilayah sebesar ini di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang masih terkecil dari retribusi PKB.

“Saat ini biaya Rp. 61 ribu saja untuk per unit kendaran dalam uji pertama dan nantinya dalam usulan kami akan naik sebesar Rp. 300 ribu,” katanya.

Kenaikan sebesar 600 persen tersebut bukan semata hanya untuk meningkatkan PAD saja, namun pihaknya juga akan lebih meningkatkan lagi fasilitas pelayanan yang saat ini ada di Dishub Kabupaten Tangerang.

“Kita juga akan terus meningkatkan pelayanan yang ada di kami,” jelasnya.

Perbup nomor 1 tahun 2016, Tentang retribusi daerah dan Perda nomor 04 tahun 2011, tentang retribusi jasa umum yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, ia meminta, Pemkab segera mengkaji usulan perubahan ini.

“Semoga usulan ini disetujui oleh Pemkab Tangerang, agar ada penyesuaian tarif pada perubahan Perda, diharapkan PAD Kabupaten Tangerang bisa meningkat,” harap Topik.

Untuk biaya numpang uji masuk, usulan numpang wajib uji keluar, dan usulan mutasi keluar daerah tidak ada biaya retribusinya.

“Didalam Perda yang baru, kami usulkan penambahan biaya tarif mutasi dan numpang wajib uji keluar dan masuk,” tutupnya.
(Mad sutisna/KK).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.