Tangerang, KataKota,- Keberadaan NU dalam pembangunan bangsa sangatlah penting dalam memberikan solusi ditengah berbagai persoalan bangsa, seperti bencana alam maupun bencana sosial.
Pesan itu disampaikan Wakil Walikota H. Sachrudin saat menghadiri Acara Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Pengurus Nadhlatul Ulama (NU) Cabang Kota Tangerang di Pondok Pesantren Roudhotussalam, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Sabtu (24/10).
Wakil Walikota menjelaskan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan sejak berdirinya hingga kini senantiasa turut aktif memikirkan dan memberikan solusi positif atas berbagai persoalan bangsa yang menyangkut keagamaan maupun kemasyarakatan yang didasarkan atas nilai-nilai keislaman didalam memecahkan setiap masalah.
Keberadaan NU, lanjut Wakil Walikota juga harus mampu menjadi penengah dalam menyelesaikan setiap kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat. Hadirnya para alim ulama didalam NU tentunya diharapkan dapat turut berperan sebagai pembimbing dan penguat moralitas masyarakat.
“Eksistensi NU harus dibarengi dengan upaya nyata sehingga NU akan senantiasa mendapatkan pengakuan dari masyarakat. Salah satunya peran para alim ulama ditengah masyarakat,” jelas Wakil Walikota dihadapan para pengurus NU Pusat, Provinsi serta Kota Tangerang.
Wakil Walikota berharap dengan adanya kegiatan ini diharapkan tak hanya menjadi sarana menyerap berbagai aspirasi untuk dijadikan bahan penyusunan program kerja PCNU Kota Tangerang lima tahun kedepan dan untuk penyegaran pengurus. Lebih dari itu, NU harus dapat membaca kondisi kekinian yang dianggap penting dan perlu mendapatkan tindakan nyata.
Wakil Walikota juga meminta NU agar dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang dengan terus mendukung dan berpartisipasi aktif disetiap program pembangunan Kota Tangerang terutama dalam mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul karimah. “Pemkot akan selalu dukung program NU dan kami juga mohon dukungan NU dalam membenahi Kota Tangerang,” tutup Wakil Walikota.
Dalam pengukuhan ini, turut dilantik sebanyak 74 orang untuk mengisi posisi-posisi yang ada didalam Syuriah, A’wan, Tanfidziyah, Sekretaris hingga Bendahara. Dalam kesempatan ini, turut hadir pula Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj dan juga Rais Am PBNU KH. Ma’ruf Amin. (Roy)





























