Tangerang, KataKota,- Sudah sepekan Festival Al-A’zhom turut meramaikan dan meriahkan Tahun Baru Islam di Kota Tangerang. Suguhan acara yang bervariatif mampu menarik masyarakat dari usia anak, remaja, dewasa hingga tua untuk datang berkunjung ke festival yang berada di area Mesjid Raya Al -A’zhom, Jalan Satria Sudirman no.1, Kota Tangerang.
Keramaian pengunjung terlihat hampir disetiap sudut. Didalam maupun diluar masjid. Untuk mendengarkan tausiyah, diskusi keagamaan, melihat pameran foto, suguhan seni islami, lomba-lomba di panggung utama, stand buku, kuliner, produk Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga berburu beragam pakaian serta aksesoris.
Wakil Walikota H. Sachrudin saat hadir untuk menutup Festival Al-A’zhom yang ke-IV, Sabtu (24/10) menyampaikan acara ini selain sebagai upaya melestarikan nilai-nilai budaya Islam juga ingin memberikan ruang bagi masyarakat Kota Tangerang untuk dapat menampilkan segala kreativitas, inovasi yang ditampilkan melalui karya, bakat hingga produk-produk dari Usaha Kecil Menengah (UKM).
“Selain sarana silaturahmi, pengembangan bakat dan minat terhadap budaya Islam di Kota Tangerang, ajang ini juga sebagai wujud nyata dari masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul karimah,” tutur Wakil Walikota.
Wakil Walikota menuturkan festival bernuansa islami yang menampilkan nilai-nilai islam dalam pelaksanaannya tentunya sejalan dengan motto Kota Tangerang yaitu Akhlakul Karimah. Motto tersebut ingin kami maknai lebih tak sekedar slogan tetapi bagaimana dapat terimplementasikan secara nyata di masyarakat Kota Tangerang. Diantaranya melalui Festival Al-A’zhom.
Oleh karena itu, Wakil Walikota mengatakan kedepan wisata keagamaan ini akan terus ditingkatkan dengan mengemasnya lebih baik lagi agar semakin menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Upaya Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selaku penyelenggara serta Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang turut mendukung terlaksananya festival ini tentu harus didukung pula dengan partisipasi masyarakat sehingga gelaran tahunan ini menjadi salah satu agenda wisata yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat Kota Tangerang maupun luar Kota Tangerang.
“Dukungan, ide dan gagasan masyarakat akan turut menjadikan festival ini semakin dikenal oleh masyarakat luas dan lebih baik lagi khususnya dalam pengembangan syiar Islam dan peningkatan gairah ekonomi masyarakat Kota Tangerang,” tegas Wakil Walikota saat mengakhiri paparannya.
Sementara itu, Kepala Disporparekraf, Rina Hernanigsih menyampaikan gelaran festival Al-A’zhom disetiap tahun penyelenggaraannya menunjukkan adanya geliat serta peningkatan. Hal ini ditunjukkan diantaranya melalui perputaran transaksi dalam sehari yang bisa mencapai 1-5 juta, untuk satu stand. Selain itu juga dari kunjungan masyarakat setiap harinya yang terlihat memadati setiap area festival.
Rina menuturkan ketertarikan masyarakat untuk datang kesebuah acara tentunya tak lepas dari kualitas serta pengemasan acara yang ditawarkan. Maka dari itu, kami akan terus berupaya mengemas acara agar semakin menarik, variatif serta mampu mengakomodir keinginan masyarakat sehingga Festival Al-A’zhom ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat tak sekedar untuk menikmati suguhan hiburan dan edukasi yang bernuansa islami juga sebagai wadah pengembangan potensi ekomoni lokal seperti melalui produk-produk UKM yang ditampilkan. (Roy)





























