Waktu Terbaik Konsumsi Telur Berdasarkan Manfaatnya, Catat!

2
Telur, salah satu makanan sehat yang disukai oleh banyak orang. Bukan hanya karena mudah diolah, tetapi juga karena kaya nutrisi. Sebut saja seperti protein, asam amino, kalsium, fosfor, kalium, dan mineral lainnya.

Lantaran kaya nutrisi, tak ayal jika telur menyumbang segudang manfaat bagi tubuh. Mengonsumsi telur membantu dalam mengendalikan berat badan hingga memperbaiki serta membangun massa otot. Jika ditanya, kapan waktu terbaik mengonsumsi telur agar tubuh mendapatkan manfaatnya secara optimal?

Berikut waktu terbaik konsumsi telur berdasarkan manfaatnya. Simak!

1. Waktu Sarapan: Jika Butuh Dukungan dalam Mengontrol Berat Badan

Waktu terbaik konsumsi telur/Foto: Magnific.com/freepik

Yap, pagi hari jadi waktu terbaik untuk mengonsumsi telur jika kamu punya tujuan menurunkan berat badan. Penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2020) menunjukkan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan dapat membantu mengurangi rasa lapar dibandingkan mengonsumsi sereal di waktu yang sama.

Mengapa bisa demikian? Ini lantaran kandungan protein dalam telur. Telur termasuk makanan tinggi protein. Merujuk FoodData Central, Satu butir telur utuh berukuran besar (50,3 gram) mengandung sekitar 6,3 gram protein.

Protein telah terbukti mengurangi kadar hormon ghrelin (hormon lapar) dan meningkatkan hormon GLP-1 dan PYY (hormon penekan nafsu makan), sehingga memberikan efek pada tubuh untuk merasa kenyang lebih lama dan menurunkan keinginan ngemil sepanjang hari.

2. Pagi Hari: Jika Butuh Dukungan dalam Meningkatkan Asupan Protein

Waktu terbaik konsumsi telur/Foto: Magnific.com/freepik

Kalau kamu punya tujuan meningkatkan asupan protein, mengonsumsi telur di pagi hari bisa jadi opsi terbaik untuk mewujudkannya karena dapat memberikan banyak manfaat. Meski begitu, para ahli yang dilansir Verywell Health tetap menyarankan untuk membagi asupan protein sepanjang hari.

Mengonsumsi telur di pagi hari membantu dalam meningkatkan energi, dengan cara mengisi kembali nutrisi yang telah digunakan tubuh semalaman. Selain itu, protein dalam telur diserap secara perlahan, yang membantu mengurangi keinginan makan sepanjang pagi hingga waktu makan siang.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, telur merupakan sumber protein yang baik. Satu butir telur utuh baik yang direbus maupun digoreng mengandung jumlah protein yang hampir sama, yakni 6,3 gram atau setara 13 persen dari kebutuhan harian tubuh.

3. Setelah Olahraga: Jika Ingin Memaksimalkan Proses Pembentukan dan Perbaikan Otot

Waktu terbaik konsumsi telur/Foto: Magnific.com/timolina

Pembentukan otot tidak hanya diusahakan lewat olahraga, tetapi juga keseimbangan nutrisi antara lemak sehat, karbohidrat, dan protein. Mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti telur setelah berolahraga diklaim dapat membantu mempertahankan dan memperbaiki massa otot secara optimal.

Telur mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi tubuh, salah satunya adalah leusin dengan jumlah 0,53 gram per satu butir telur berukuran 50 gram. Leusin ini sangat penting untuk memaksimalkan sintesis protein dalam tubuh atau proses pembentukan jaringan otot baru.

Telur juga mengandung berbagai nutrisi lain yang dapat membantu membangun massa otot, seperti vitamin D, asam lemak omega-3, dan fosfolipid. Kombinasi nutrisi ini menjadikan telur makanan yang sangat efektif untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot setelah latihan.

Selaras dengan itu, para peneliti pun menemukan fakta bahwa pria muda yang mengonsumsi telur utuh setelah berolahraga mengalami peningkatan sintesis otot dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi putih telur, melansir Health.

Source : www.beautynesia.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.