Bahkan, World Health Organization (WHO) menyebut daun kelor sebagai salah satu tanaman yang berpotensi membantu mengatasi masalah kekurangan gizi karena kandungan nutrisinya yang melimpah. Lantas, apa saja manfaat daun kelor yang telah diteliti? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1. Membantu Melancarkan Produksi ASI
Ilustrasi ibu menyusui/Freepik: magnific
Daun kelor telah lama dimanfaatkan sebagai salah satu tanaman herbal untuk ibu menyusui. Tanaman ini mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, protein, dan asam amino yang dibutuhkan tubuh selama masa laktasi. Selain itu, daun kelor juga dikenal sebagai galactagogue, yaitu bahan alami yang dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
Menurut tinjauan yang diterbitkan dalam Journal of Multidisciplinary Healthcare, ekstrak daun kelor dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Namun, manfaat tersebut tetap perlu didukung dengan asupan gizi yang cukup, hidrasi, dan frekuensi menyusui yang optimal.
2. Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah
Menurut ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research, sejumlah penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa Moringa oleifera memiliki potensi membantu mengontrol kadar gula darah.
Daun kelor mengandung senyawa aktif, seperti chlorogenic acid, quercetin, dan isothiocyanate yang diduga berperan dalam membantu mengatur kadar gula darah. Senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat penyerapan glukosa setelah makan. Meski demikian, daun kelor tidak dapat menggantikan obat diabetes yang diresepkan dokter.
3. Mendukung Daya Tahan Tubuh
Ilustrasi daya tahan tubuh baik/Freepik: benzoix
Daun kelor dikenal sebagai salah satu tanaman dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Daun ini kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin E, zinc, serta berbagai antioksidan, seperti quercetin dan polifenol. Berbagai nutrisi tersebut berperan penting dalam mendukung fungsi sistem imun, melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, serta membantu tubuh melawan infeksi.
Menurut National Institutes of Health (NIH), kandungan antioksidan dan zat gizi pada daun kelor berpotensi mendukung kesehatan secara keseluruhan, termasuk membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
4. Menjaga Kesehatan Jantung dan Kulit
Ilustrasi kesehatan jantung/Freepik: jcomp
Menurut ulasan ilmiah dalam Phytomedicine,daun kelor mengandung antioksidan, vitamin C, vitamin E, dan flavonoid yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif. Daun kelor berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah, yang merupakan faktor penting dalam kesehatan jantung.
Di sisi lain, kandungan vitamin C dan antioksidannya berperan dalam pembentukan kolagen serta membantu menjaga kulit tetap sehat. Ini mengapa moringa oleifera memiliki aktivitas antioksidan dan antiradang yang berpotensi mendukung kesehatan jantung sekaligus membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
5. Membantu Mengatasi Anemia
Ilustrasi anemia/Freepik: jcomp
Daun kelor merupakan salah satu sumber zat besi nabati yang cukup tinggi. Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya juga membantu meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh. Kombinasi kedua nutrisi tersebut menjadikan daun kelor berpotensi membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan mendukung pembentukan sel darah merah, terutama bila dikonsumsi bersama pola makan yang bergizi.
Menurut World Health Organization (WHO), daun kelor memiliki kandungan zat besi dan berbagai mikronutrien yang bermanfaat dalam membantu mengatasi masalah kekurangan gizi, termasuk anemia akibat defisiensi zat besi. Namun, pada kasus anemia sedang hingga berat, tetap diperlukan penanganan dan terapi sesuai anjuran dokter.
6. Menjaga Kesehatan Mata
Ilustrasi sakit mata/Freepik: magnific
Daun kelor kaya akan vitamin A, beta-karoten, dan lutein yang berperan penting dalam menjaga fungsi penglihatan. Nutrisi tersebut membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas serta mendukung kesehatan retina. Konsumsi makanan yang kaya vitamin A juga penting untuk mencegah gangguan penglihatan akibat kekurangan vitamin A.
Menurut World Health Organization (WHO), vitamin A merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan mata dan mendukung fungsi penglihatan. Karena kandungan vitamin A yang tinggi, daun kelor dapat menjadi salah satu sumber pangan yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin A harian.
Source : www.beautynesia.id






























