Katakota.com, -Dampak meletusnya Gunung Agung di Bali pada pukul 16.25 WIB, Kamis (28/6), ternyata membuat penerbangan AirAsia XT402 dari Tokyo, Jepang ke Denpasar, Bali harus mengalami penundaan atau delay. Penundaan penerbangan tersebut terjadi sejak Jumat (29/6) hingga Minggu (1/7).
Salah satu penumpang AirAsia tujuan Tokyo-Bali bernama Amanda Kinanti menceritakan kepada media soal penundaan penerbangan itu. Amanda menjelaskan harusnya ia sudah terbang dari Bandara Narita di Tokyo ke Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali pada Jumat (29/6) lalu.
“Terus dapat email dicancel karena Gunung Agung meletus. Dikasih jadwal penerbangan Sabtu (30/6) jam 11.30, terus delay lagi sampe jam 13.30, eh ternyata diundur lagi sampai jam 22.00,” kata Amanda Kinanti.
“Terus delay lagi sampe 22.40 sampai jam 23.00 kita disuruh naik pesawat. Di pesawat sampai jam 00.15 belum jalan juga. Akhirnya disuruh turun semua penumpang. Karena katanya enggak dapat izin terbang dari pihak bandara,” lanjut dia.
Erupsi Gunung Agung, Bali. (Foto:Antara/Nyoman Budhiana)Mengetahui hal itu, Amanda menuturkan penumpang AirAsia kemudian mengamuk. Karena sudah sejak Jumat (29/6), mereka tidak mendapatkan kejelasan dari pihak maskapai.
“Penumpang semua dialihkan ke Jakarta tapi numpuk enggak jelas semua. Sampai sekarang hari Minggu 1 Juli 2018 belum dikasih kepastian kapan berangkat,” ucap Amanda Kinanti.
Amanda kemudian menyayangkan sikap dari pihak AirAsia yang tak memberikan kompensasi kepada penumpang.
“Enggak dapat kompensasi hotel, hanya uang makan saja dikasih waktu hari Sabtu siang,” bebernya.
Sehingga Amanda bersama ratusan penumpang AirAsia harus menginap di Bandara Narita. “Ini kami cuma dikasih sleeping bag sama Aqua,” jelas Amanda.
Memang pada hari pertama AirAsia delay, Amanda sempat menginap di hotel. Namun itupun bayar dengan uangnya sendiri.
“Tapi hari kedua kan kita diturunkan dari pesawat jam 1 malam. Hotel juga jauh dari bandara. Dan ditelepon hotel dekat bandara penuh semua. Makanya kita tidur di bandara,” terangnya.
Sumber : Kumparan
























