Dai Cilik Meriahkan Festival Al-A’zhom 2026, Jadi Wadah Cetak Generasi Pendakwah Muda

3

TANGERANG – Lomba Dai Cilik menjadi salah satu kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat dalam rangkaian Festival Al-A’zhom 2026 di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2026).

Ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan pengembangan kemampuan dakwah bagi generasi muda.

Festival Al-A’zhom yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menghadirkan beragam perlombaan bernuansa Islami. Salah satunya lomba dai cilik yang diperuntukkan bagi peserta berusia maksimal 13 tahun dengan tema ceramah seputar semangat hijrah, kecintaan kepada anak yatim, Tahun Baru Islam, hingga keutamaan bulan Muharam.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menilai Festival Al-A’zhom memiliki energi besar karena mampu menarik ribuan pengunjung dari dalam maupun luar Kota Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut harus terus dipertahankan karena dapat mendongkrak berbagai potensi yang dimiliki masyarakat.

“Festival Al-A’zhom itu mempunyai energi yang kuat karena bisa menghadirkan ribuan pengunjung. Ini perlu kita pertahankan karena juga dapat mendongkrak berbagai potensi yang ada,” ujar Sachrudin.

Ia menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar dalam festival tersebut, termasuk lomba dai cilik, menjadi sarana bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan sikap sportif.

“Generasi muda agar berkreativitas dan berlomba untuk menjadi anak-anak yang kreatif dan sportif. Karena kita lakukan berbagai macam perlombaan yang bernuansa Islami,” katanya.

Melalui lomba dai cilik, peserta ditantang untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman secara komunikatif di hadapan dewan juri dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi pendakwah muda yang percaya diri, berakhlak baik, serta mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan menyejukkan.

Festival Al-A’zhom 2026 sendiri mengusung tema CERIA, akronim dari Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, dan Amanah. Tema tersebut menjadi semangat penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga edukasi dan pembentukan karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

“Temanya CERIA ya, apa itu CERIA yakni Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, dan Amanah,” terangnya.

Kehadiran lomba dai cilik menjadi salah satu bukti komitmen festival tersebut dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini sekaligus menyiapkan generasi penerus yang cerdas dan berkarakter.

Selama 13 hari pelaksanaan, Festival Al-A’zhom menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan, perlombaan Islami, bazar UMKM, hingga tabligh akbar yang diperkirakan akan dikunjungi ribuan masyarakat.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.