Bacaan Sholat 5 Waktu dari Niat hingga Salam, Lengkap Doa Setelahnya

23

Melaksanakan sholat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah baligh dan berakal. Ibadah ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT, tetapi juga menjadi penyejuk hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Setiap gerakan dan bacaan dalam sholat memiliki makna mendalam yang mencerminkan kepasrahan, ketundukan, serta harapan seorang Muslim kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, memahami bacaan sholat 5 waktu dari niat hingga salam, termasuk doa setelahnya, menjadi hal penting yang perlu dipelajari secara bertahap.

Bacaan dalam sholat dimulai dari niat yang terucap dalam hati dan disusul dengan takbiratul ihram. Setiap rakaat memiliki susunan ayat dan doa yang khas, seperti Surah Al-Fatihah, bacaan rukuk, sujud, hingga tahiyyat akhir sebelum salam. Setelah sholat selesai, dianjurkan membaca doa-doa yang mengandung permohonan ampun, ketenangan hati, dan keselamatan dunia akhirat. Dalam buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa doa setelah sholat adalah momen paling utama untuk memohon kepada Allah, karena ia termasuk waktu yang mustajab. Hal ini menguatkan pentingnya membiasakan berdzikir dan berdoa setelah menyelesaikan ibadah sholat.

Menurut Ensiklopedi Islam untuk Pelajar (2005) yang diterbitkan oleh Ichtiar Baru Van Hoeve, disebutkan bahwa sholat adalah ibadah yang telah ditentukan waktunya dan tata caranya secara rinci oleh syariat, sehingga tidak boleh ditambah atau dikurangi. Dengan mengetahui bacaan sholat dari awal hingga akhir secara benar, seorang Muslim akan dapat menjalankan kewajiban ini dengan khusyuk dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu

Bacaan doa niat sholat fardhu disesuaikan dengan waktu sholatnya. Mulai dari Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya. Berikut niatnya:

1. Niat Sholat Subuh

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli fardhas subhi rak’ataini mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”

2. Niat Sholat Zuhur

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardu zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”

3. Niat Sholat Asar

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli fardhal ashri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardu asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”

4. Niat Sholat Magrib

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَ

Arab Latin: Ushalli fardhal maghribi salasa’ raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”

5. Niat Sholat Isya

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli fardhal ‘isyaa-i raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardu isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”

Bacaan Sholat 5 Waktu

Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II SD oleh Moh. Masrun S., dkk., menjelaskan bacaan sholat 5 waktu dalam Bahasa Arab, Latin, dan artinya:

1. Takbiratul Ihram

اللهُ أكْبَرُ

Arab Latin: Allahu Akbar.

Artinya: Allah Maha Besar

2. Bacaan Doa Iftitah

للهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Arab Latin: Allaahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi katsiira wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila. Wajjahtu wajhiya lilladzii fataras samawaati wal ardha, haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil aalamiin. laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya: “Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang muslim.”

3. Bacaan Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙمٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗاِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗاِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙصِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Arab Latin: Bismillahir rahmaa nirrahiim. Alhamdu lilla hi rabbil ‘alamin. Ar rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.

Artinya: “Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Segala puji bagi Allah, tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

4. Bacaan Rukuk

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Arab Latin: Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih (dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya: ” Maha suci tuhan yang maha agung serta memujilah aku kepadanya.”

5. Doa I’tidal

Arab Latin: Sami’allaahu liman hamidah

Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.”

6. Bacaan I’tidal

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Arab Latin: Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.

Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

7. Bacaan Sujud

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Arab Latin: Sub haana robbiyal a’la wabihamdih. (Dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya: “Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya.”

8. Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافَنِي وَاعْفُ عَنِّي

Arab Latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

9. Bacaan Tasyahud Awal

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

Arab Latin: Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa muhammad.

Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad.”

9. Bacaan Tasyahud Akhir

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ

وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍمُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِاَ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَسَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ. وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كََمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

Arab Latin: Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin.

Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad. Kamaa shallaita ‘alaa sayyidina Ibraahima wa ‘alaa aali sayiidinaa Ibraahim.

Wabaarik ‘alaa sayyidina Muhammad wa’alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahim fil’aala miina innaka hamiidun majiid.

Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh.

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kapada Nabi Muhammad. Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.

Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji dan Maha mulia”.

10. Salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

Arab Latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah.

Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu.”

Tata Cara Sholat 5 Waktu

1. Sholat Subuh

Berikut ini tata cara sholat Subuh yang perlu anda ketahui, yakni:

  • Berdiri tegak menghadap kiblat dan membaca niat sholat subuh
  • Melakukan takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud awal
  • Bangkit untuk masuk ke rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Membaca doa qunut
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud akhir
  • Salam

2. Sholat Dzuhur, Ashar, dan Isya’

Berikut ini tata cara sholat Dzuhur, Ashar, dan Isya’ yang perlu anda ketahui, yakni:

  • Berdiri tegak menghadap kiblat dan membaca niat sholat Dzuhur, Ashar, ataupun Isya’ (Pilih sesuai waktu sholat fardhu)
  • Melakukan takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud awal
  • Bangkit untuk masuk ke rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud awal
  • Bangkit untuk masuk ke rakaat ketiga dan keempat (Gerakan dan bacaannya sama dengan rakaat pertama hanya saja tidak mengucapkan surat pendek dan doa iftitah)
  • Duduk untuk tasyahud akhir
  • Salam

3. Sholat Maghrib

Berikut ini tata cara sholat Maghrib yang perlu anda ketahui, yakni:

  • Berdiri tegak menghadap kiblat dan membaca niat sholat Maghrib.
  • Melakukan takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud awal
  • Bangkit untuk masuk ke rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat pendek dalam Al Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk untuk tasyahud awal
  • Bangkit untuk masuk ke rakaat ketiga (Gerakan dan bacaannya sama dengan rakaat pertama hanya saja tidak mengucapkan surat pendek dan doa iftitah)
  • Duduk untuk tasyahud akhir
  • Salam

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu

Setelah mengerjakan sholat 5 waktu, dianjurkan untuk membaca dzikir. Berikut ini bacaan doa setelah sholat 5 waktu, yakni:

1. Istigfar (Memohon Ampunan)

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Arab Latin: Astaghfirullah (3x)

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”

2. Zikir Tahmid, Tasbih, dan Takbir

Dibaca masing-masing 33 kali dan diakhiri dengan tahlil:

سُبْحَانَ اللَّهِ (33x)

Arab Latin: Subhanallah

Artinya: “Mahasuci Allah.”

الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x)

Arab Latin: Alhamdulillah

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

اللَّهُ أَكْبَرُ (33x)

Arab Latin: Allahu Akbar

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Kemudian disempurnakan dengan:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab Latin: Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir.

Artinya: “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

3. Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)

Dikatakan bahwa siapa membaca ayat Kursi setiap selesai sholat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.

4. Surah Pendek

Membaca surah:

Al-Ikhlas (3x)

Al-Falaq (3x)

An-Nas (3x)

5. Doa Setelah Sholat

Selain zikir, disarankan untuk membaca doa memohon kebaikan dunia dan akhirat, seperti:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Arab Latin: Rabbanaa aatina fiid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

QnA Seputar Sholat 5 Waktu

Q: Apa itu sholat 5 waktu dan mengapa wajib dilaksanakan?

A: Sholat 5 waktu adalah ibadah wajib yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada umat Islam, yang terdiri dari Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya. Dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 103 disebutkan, “Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” Ibadah ini menjadi tiang agama dan penentu diterimanya amal-amal lainnya.

Q: Bolehkah menjamak atau mengqashar sholat 5 waktu?

A: Boleh, dalam kondisi tertentu seperti safar (bepergian jauh) atau keadaan darurat. Sholat jamak adalah menggabungkan dua sholat dalam satu waktu (Zuhur dengan Asar, Maghrib dengan Isya), sedangkan qashar adalah meringkas jumlah rakaat (Zuhur, Asar, dan Isya dari 4 rakaat menjadi 2). Hal ini dibolehkan berdasarkan contoh dari Rasulullah SAW dalam banyak riwayat.

Q: Apa akibatnya jika meninggalkan sholat 5 waktu dengan sengaja?

A: Meninggalkan sholat dengan sengaja termasuk dosa besar. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa batas antara seorang Muslim dan kekufuran adalah sholat. Jika ditinggalkan terus-menerus tanpa alasan syar’i, hal itu bisa menggugurkan keislaman seseorang menurut sebagian ulama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.