Sebagaimana berlangsung setiap tahun, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta Dinas Kesehatan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Tangerang menyelenggarakan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan di wilayah Kota Tangerang. TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) merupakan perwujudan dan kepedulian TNI dan Pemerintah Daerah (dalam hal iniDP3AP2KB dan Dinas Kesehatan) untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di bidang KB dan Kesehatan agar tercipta suatu masyarakat yang sehat, sejahtera dan damai. Manfaat dari TMKK ialah, adanya pelayanan dan sosialisasi yang ditujukan kepada masyarakat. Khususnya yang belum menggunakan KB, sehingga dapat mengoptimalkan sarana pemerintah yang memang dibutuhkan oleh masyarakat bagi yang belum menggunakan KB. Layanan tersebut juga membantu masyarakat yang kurang mampu untuk menggunakan KB.
TMKK, merupakan suatu agenda kegiatan rutin dalam program sosialisasi KB. Dimana kegiatan TMKK ini, terlebih dahulu dilakukan pendataan siapa saja yang belum menggunakan KB disuatu daerah tertentu. Lalu jika sudah mencapai target yang diinginkan maka akan dikomulatifkan untuk dilakukan pelayanan berupa pemasangan alat KB. Pelaksanaan kegiatan pelayanan setelah sosialisasi dan pendataan, maka yang harus dipahami oleh masyarakat yang akan menjadi peserta KB, yaitu akseptor calon pengguna Alat kontrasepsi. Calon akseptor yang ada terlebih dahulu didata dan akan disesuaikan dengan alat KB apa yang dirasa cocok dan tidak mengganggu kesehatan, maka akan digunakan untuk keperluan dari calon peserta KB tersebut. Umumnya pada pelayanan KB ini, digunakan Alat kontrasepsi jangka panjang dalam hal ini seperti pemasangan MOP, MOW, IUD ataupun pemakaian Alat kontrasepsi lainnya. Namun khusus untuk penggunaan alat KB yang bersifat selamanya atau permanen haruslah mempunyai pemikiran dan keputusan yang matang mengingat hal ini bersifat permanen dan tidak dapat diulang kembali.
Kegiatan TMKK ini juga terselengara secara periodik, yakni setiap ada kegiatan pencanangan yang telah disepakati. TNI sendiri mengambil peranannya sebagai abdi masyarakat untuk ikut serta dalam kerja sama untuk menangani masalah kependudukan serta program Keluarga Berencana. TNI sebagai abdi negara berkewajiban untuk melayani dan membantu menjaga ketahanan dan keamanan bangsa, dan menuangkan kewajibannya dengan bekerja sama untuk menanggulangi masalah kependudukan yang ada di Negara ini. Apalagi dalam era baru pembangunan Nasional dengan nuansa globalisasi reformasi dan demokrasi, program KB Nasional telah mengembangkan visi untuk mewujudkan Keluarga berkualitas, yang tentunya dengan misi memberdayakan masyarakat membangun keluarga kecil yang berkualitas.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak Mei sampai dengan Oktober ini, telah banyak melayani akseptor yang terutama berasal dari keluarga miskin. Dalam bulan September ini, dari beberapa Koramil telah terlayani secara total yaitu sebanyak 195 akseptor yang terdiri dari 93 peserta IUD dan 102 peserta implant.
Pencapaian ini melebihi target pencapaian dalam bulan berjalan yang sebanyak 104 peserta. Untuk tingkat Koramil tertinggi dicapai oleh Koramil Ciledug yang melayani 53orang akseptor, dimana 23 orang menggunakan IUD dan 30 orang menggunakan implant.
Melalui Bakti sosial TNI KB manunggal kesehatan kita sukseskan program kependudukan , Keluarga berencana dan pembangunan keluarga dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dalam masyarakat sehat.(Advertorial)



























