Sebanyak 40 siswa SMP Negeri 25 Kota Tangerang menjalani tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang. Pemeriksaan dilakukan secara acak sebagai upaya mencegah pelajar terjerumus penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya siswa, sejumlah warga sekolah juga ikut menjalani tes urine. Mereka terdiri dari 5 guru, 2 petugas kebersihan (OB), 1 petugas keamanan, dan 2 petugas kantin.
Dari pemeriksaan tersebut, hasil tes urine seluruh peserta yang diperiksa dinyatakan negatif. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkoba pada siswa maupun warga sekolah yang mengikuti pemeriksaan.
Kepala SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Marsum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sekaligus edukasi kepada siswa mengenai bahaya narkoba.
“Ada kegiatan dari BNN Kota Tangerang terkait dengan tes urine dan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Bagi kami ini adalah suatu kehormatan sekolah kami mendapat kunjungan dan sekaligus sosialisasi kepada anak-anak kami,” kata Marsum.
Menurut Marsum, sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

“Semoga Sekolah Aman dan Nyaman tercapai, dan yang kedua anak-anak terhindar dari narkoba tercapai juga,” ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program budaya sekolah aman dan nyaman yang terus disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah.
“Hal ini selaras dengan program budaya sekolah aman dan nyaman yang seiring terus disosialisasikan, sehingga tidak ada lagi praktik kekerasan pelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga perundungan baik di sekolah maupun di luar sekolah,” tuturnya.
Marsum berharap kegiatan edukasi dan pemeriksaan seperti ini dapat meningkatkan kewaspadaan seluruh warga sekolah terhadap bahaya narkoba. Hasil pemeriksaan yang negatif juga menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan nyaman. (Agu)






























