Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang mengintensifkan kegiatan pemantauan dan/atau uji petik Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) di sejumlah retail modern.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hypermart Pinangsia, Kota Tangerang, dengan menyasar berbagai produk kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung terigu, dan minyak goreng sawit yang permintaannya meningkat menjelang hari raya.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang, M. Ali Furqon mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan kebenaran kuantitas BDKT, tertib ukur, tertib niaga, serta memberikan perlindungan kepada konsumen dan produsen.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok yang aman, layak konsumsi, serta memiliki informasi yang jelas dan benar sesuai ketentuan yang berlaku, terutama saat kebutuhan meningkat menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI terkait pelaksanaan pengawasan atau pemantauan di bidang metrologi legal menjelang HBKN.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan volume dan label produk, memastikan kesesuaian antara isi bersih dengan yang tertera pada kemasan, serta memeriksa kelengkapan informasi produk. Uji petik dilakukan secara sampling terhadap berbagai merek yang tersedia di rak display penjualan.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian, tim akan mencatat hasil pemantauan dan memberikan pembinaan kepada pihak pengelola sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengelola retail juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan internal secara berkala guna menjaga kepercayaan konsumen.
Ali Furqon menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah retail dan toko modern lainnya di Kota Tangerang sebagai langkah preventif menjaga stabilitas iklim usaha yang sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat berbelanja dengan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas produk serta mematuhi ketentuan perdagangan yang berlaku,” pungkasnya.


























