Katakota.com– Warga Kota Tangsel kini tak harus pergi jauh-jauh mencari ruang terbuka hijau penuh dengan pemandangan indah suasana hutan terbuka dan gemercik air cukup datang ke Jalatreng River park.
https://www.youtube.com/watch?v=ihuyXbDeL4E
Kawasan yang terintegrasi dengan Taman Kota 2 BSD itu, kini telah disulap oleh Pemkot Tangsel menjadi ruang terbuka publik yang hijau dan dilengkapi berbagai fasilitas.
Memasuki kawasan dari pintu masuk Jalan Viktor Raya, Serpong. Setibanya di lokasi parkir pengunjung disuguhi pemandangan hijau dengan nuansa gemericik air aliran sungai Jalatreng.
Bagi pengunjung, setibanya di tempat parkir langsung dihadapkan dengan pemandangan cukup menakjubkan.
Dataran tinggi dan berundag berderet anak tangga melengkung mengikuti kontur tanah di bawah pepohonan rindang.
Tampak tulisan besar bertuliskan Jalatreng River Park diatas bukit seberang sungai Jalatreng. Spot ini salah satu favorit pengunjung dijadikan objek swafoto.
Turun ke bawah melalui anak tangga, kaki bisa melangkah menyusuri kali Jalatreng hingga ke jumpa gedung blandongan berlantai dua Gedung ini dibangun cukup megah dan rapi dilengkapi dengan gigi balang pada bagian atas sementara bagian bawahnya untuk tempat ganti pakaian saat ada pertunjukan di gelanggang budaya. Di sini juga dilengkapi tempat mushola.
Hanya disekat beberapa meter, antara gedung blandongan terdapat gedung gelanggang budaya. Bangunan gelanggang budaya ini sudah rapi. Saat berdiri di depan pintu masuk gelanggang budaya, sepanjang mata memandang, terdiri tempat duduk berbentuk setengah lingkaran berundag menggunakan lapis kayu dan alas batu. Inilah ruang pertunjukan amphitheater dengan kapasitas cukup banyak sekitar 1000 orang.
Di lihat dari bagian depan gelangang budaya, mirip seperti cangkang kerang putih. Oval bagian atas melengkung beratap membran dengan bentangan lebih dari 30 meter sedangkan di dalamnya ruang pertunjukan cekung ke bawah. Gelanggang budaya ini dilengkapi 7 kamar kecil-kecil sepertinya digunakan untuk toilet. Atau mungkin ruang yang lain.
Kanan dan kiri gelanggang budaya, ditanami rumput untuk penghijauan. Sedangkan di belakangnya terdapat jalan yang sudah di paving block mengular hingga danau. Pada bagian ujung terdapat jembatan kurang lebih sekitar 25 meter membentang mengangkangi kali jeletreng. Dari jembatan ini melihat gelanggang budaya semakin memukau.
Jalan-jalan dihiasi dengan lampu taman, bisa dibayangkan saat malam pasti akan terlihat sangat indah. di tempat ini juga banyak orang melakukan aktivitas memancaing di bawah jembata.
Giselle (22) bersama beberapa teman jalan-jalan kelokasi. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Tangsel ini mengaku mengisi waktu sore hari dihabiskan untuk jalan-jalan di kawasan Kali Jaletreng.
“Tempat yang asri dan nyaman, fasilitas lengkap seperti taman di luar negeri, kami sebagai warga sangat menikmati suasana ini,” tuturnya.
Ia mengaku sejak lama kerap datang ke tempat ini, dulunya tidak sebagus ini, namun tahun demi tahun rupanya ada perkembangan terus. ia berharap tempat ini bisa terjaga dengan baik dari kebersihan dan keamanannya.
“Masyarakat maunya aman dan bersih, kalau bisa nanti ada satuan keamanannya, lalu pedagang juga di tata dengan baik,” ucapnya.(dit)

























