Membangun Kota Pintar Untuk Peradaban Lebih Maju

45
Perkembangan teknologi dan desain, Smart cities,/ foto dok: adit.kk
Perkembangan teknologi dan desain, Smart cities,/ foto dok: adit.kk

Tangsel, Katakota.com–  Banyak kota-kota di Indonesia yang menyatakan sebuah Kota namun sebenarnya mereka jauh dari sarana prasarana perkotaan.

Demikian dikatakan Dekan Fakultas Teknologi Desain Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Resdiyansyah dalam seminar yang bertajuk menuju kota cerdas melalui pengembangan teknologi dan desain, Selasa (27/2).

Menurutnya, perkotaan bukan hanya dari fisiknya saja melainkan dari segala sistem dan interaksi warganya.

Oleh karenanya, agar semua fasilitas perkotaan menjadi cepat mudah dan aman, serta warga kota merasa nyaman tinggal di kota maka diskusi membahas perkotaan sangat penting.

“Dalam diskusi menghadirkan arsitek, pakar IT, insinyur untuk sharing membangun kota pintar,” kata dia.

Ditambahkannya, Kota yang pintar
bukanlah untuk orang-orang kaya namun untuk menuju peradaban yang lebih maju, kemudian kota-kota yang belum pintar akan diarahkan menuju Kota pintar.

“Tidak semestinya sebuah kota itu menjadi pintar dan yang bukan kota tidak pintar, bahkan ada beberapa proyek yang kami lakukan membuat beberapa desa menjadi pintar, berawal bukan dari Kota namun perlahan menjadi Kota yang pintar,” ucap pria yang juga direktur Pembangunan Jaya Center For Urban Studies ini.

Sementara Rektor UPJ, Leenawaty Limantara mengatakan, diskusi terkait Kota cerdas merupakan rangkaian kegiatan  ARTECH 2018, dengan mengusung tema The Future Art And Technology  For Sustaining Smart Cities.

Kegiatan tersebut bertujuan mengajarkan mahasiswa lintas ilmu bertemu dan saling berbagi pengetahuan yang dimiliki melalui penelitian, gagasan tertulis, dan eksperimen serta pengalaman.

“Sehingga dapat memberikan sumbangsih dalam bidang seni dan teknologi yang dapat mempengaruhi perkembangan dan pembangunan kota masa kini,” kata Leenawaty.

Hadir sebagai narasumber pakar teknologi informasi Prof Tedy Mantoro, Direktur Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia Ir. Rudianto Handojo, Wakil Dekan Fakultas Teknologi dan Desain (FTD) sekaligus Urban Designer UPJ Eka Permanasari, Ph.D, serta Direktur  Network, Development & Legal MNC-TV Wijaya Kusuma Subroto.

Selain seminar rangkaian kegiatan Artech 2018 selama sepekan dimeriahkan dengan Workshop, Bazzar dan juga pentas seni.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.