Tangerang,Katakota.com- Guna membantu perekonomian dan kesehatan masyarakat, Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Tangerang membagikan gerobak bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengasapan gratis untuk mencegah wabah demam berdarah.
DPD Perindo Kota Tangerang membagikan bantuan sebanyak empat unit gerobak UMKM Perindo bagi warga Kota Tangerang. Gerobak tersebut dibagikan secara gratis bagi pedagang kecil yang sebelumnya telah mendaftarkan diri ke DPD Perindo Kota Tangerang.
“Penyerahan gerobak UMKM kepada para pedagang dilakukan di kantor DPD Perindo Kota Tangerang,” ujar Wakil Ketua Bidang Sosial dan Ekonomi Perindo Kota Tangerang, Dede Sutisna, Minggu (10/9/2017).
Dede menjelaskan, para pedagang kecil yang terpilih mendapatkan bantuan gerobak gratis untuk berjualan tersebut merupakan para pedagang gorengan dan mie ayam yang kerap berkeliling di sekitar Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Tangerang, Lydia Nomima mengatakan pada pembagian gerobak UMKM Perindo kali ini difokuskan bagi pedagang yang tinggal di Kecamatan Pinang.
“Untuk hari ini ada 4 pedagang yang mendapatkan gerobak gratis. Semuanya warga Pinang, mulai dari pedagang nasi goreng, mie ayam, ada gorengan juga,” kata Lydia.
Ke depan, kata Lydia, DPD Perindo Kota Tangerang juga akan memberikan bantuan ke wilayah lainnya di Kota Tangerang.
Syabiis, salah satu pedagang kecil yang mendapatkan bantuan gerobak UMKM Perindo mengaku sangat bahagia menerima bantuan dari DPD Perindo Kota Tangerang.
Pria yang sudah berjualan nasi goreng selama 20 tahun tersebut tak hentinya tersenyum semringah saat menerima gerobak secara simbolis di Kantor DPD Perindo Kota Tangerang, Jalan Veteran, Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, seneng banget dapet gerobak bisa jadi modal usaha baru untuk berjualan,” ujar Syabiis.
Syabiis yang merupakan warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan gerobak dari Perindo. Pasalnya, gerobak lama miliknya pun telah usang dan banyak kerusakan.
“Alhamdulillah mudah-mudahan lancar terus usahanya. Rezeki untuk kami, alhamdulillah. Terima kasih banyak Pak Hary Tanoesoedibjo sudah perhatian sama pedagang kecil,” tuturnya.
*Fogging di Tangsel*
Pada saat bersamaan , Tim Rescue Perindo menggelar fogging atau penyemprotan di sejumlah titik pemukiman padat penduduk di Jalan Delima Jaya Taman Rempoa, Rempoa, Ciputat timur, Tangerang Selatan (Tangsel).
Sekjen DPP Rescue Perindo, Yudhistira Ikhsan Pramana menuturkan, warga sebelumnya mengajukan permohonan agar wilayahnya diberikan fogging.
Selanjutnya permintaan itu direspons oleh Rescue Perindo yang langsung bergerak pada 7 titik (RT) di lingkungan RW 02, Rempoa, Ciputat. Yakni, RT 01, 02, 03, 04, 05, 06 dan 08.
“Sesuai permintaan warga, maka kami melakukan ini pada sekira 900 rumah yang berada di tujuh RT. Tapi nanti jika di lapangan ada permintaan penambahan lokasi, maka tetap akan kami berikan juga,” tuturnya di sela-sela fogging.
Dilanjutkan oleh Yudhistira, fogging diberikan secara gratis oleh Rescue Perindo. Hal demikian dilakukan, untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Intinya kami ingin warga setempat bisa terbebas dari DBD, dan ada beberapa virus lainnya yang sekarang berkembang seperti virus Zika dan lain-lain. Jadi ini tindakan preventif kami untuk mencegah,” tambahnya.
Ketua RT 03, Boimin mengatakan, pemukiman di wilayahnya cukup rapat. Sehingga kondisi itu sangat memudahkan wabah nyamuk DBD cepat berkembang.
“Memang di sini rapat sekali bangunan rumahnya, di RT 03 ini saja ada sekira 150-an rumah. Kalau lingkungannya kurang bersih, nyamuk DBD bisa cepat berkembang, makanya beruntung kita bisa dapat fogging seperti ini,” pungkas Boimin.
Secara terpisah, Rescue Perindo juga melakukan pengasapan secara serentak di dua daerah. Selain Tangsel Banten, juga dilakukan di Magelang Jawa Tengah dan Bojonegoro Jawa Timur. “Hari ini kegiatan fogging dilaksanakan di 3 daerah yang berbeda secara serentak, sebagai wujud kepedulian Partai Perindo,” ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo secara terpisah.
Selain pengasapan, lanjut HT, Rescue Perindo juga membersihkan lingkungan bersama warga dan memberikan penyuluhan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Ini penting dilakukan sebagai langkah konkret tidak memberi ruang bagi nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak. (ACW)

























