
Majalengka, Katakota.com — Pendaratan perdana di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, dilakukan oleh pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Joko Widodo, Kamis (24/5). Pesawat Boeing 737-800 yang bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma itu mendarat dengan mulus sekitar pukul 09.30 WIB.
Presiden yang turun dari pesawat kepresidenan disambut oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Bupati Majalengka, Sutrisno dan para pejabat lainnya.
“Ini sebuah uji coba yang berhasil,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden berharap, kehadiran BIJB benar-benar menjadi bandara yang bisa memberikan pelayanan kepada seluruh warga Jabar dan masyarakat Indonesia yang ingin ke Jabar. Dia pun ingin agar bandara tersebut bisa memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat Kabupaten Majalengka dan Jabar.
Kedepan, presiden berharap agar BIJB terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, yang hanya berjarak 40 kilometer. Dengan integrasi itu, maka akan memudahkan pelayanan kepada investor dan sehingga pertumbuhan ekonomi di Jabar bisa lebih baik dan meningkat.
Dalam kesempatan itu, presiden juga mengapresiasi model bisnis dalam pembangunan BIJB yakni memadukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan swasta. “Model bisnis seperti itu akan kita kembangkan di provinsi lain,” tegas presiden.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan, panjang runway BIJB yang kini mencapai 2.500 meter akan segera menjadi 3.000 meter pada November 2018. Dengan demikian, bandara tersebut akan bisa didarati pesawat berbadan lebar.
“Dengan adanya BIJB, maka Jabar memiliki bandara terbesar kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta,” kata Budi
Sumber : Republika
Uploader : Cecep R./Qy























