Tangerang, Katakota.com — Guna mendukung pemerintah dalam menurunkan tingkat konsumsi energi serta pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29% hingga 2020. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) membangun bangunan yang menerapkan rancangan struktur dan konstruksi bangunan yang dapat menurunkan tingkat konsumsi energi.
UMN membangun P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower menggunakan double skin facade yang akan mengontrol intensitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan cukup terang dan dingin. Dengan demikian penggunaan pendingin udara pun bisa dikurangi.
“P.K Ojong – Jakob Oetama Tower merupakan wujud komitmen UMN dalam pemeliharaab lingkungan. Itulah sebabnya dalam pembangunan gedung-gedung perkuliahan kedepannya pun UMN akan terus mengusung konsep hemat energi,” ungkap Andrey Andoko, Wakil Rektor UMN.
Tower ini juga menggunakan teknologi terbaru yang memampukannya untuk menekan penggunaan energi secara keseluruhan. Teknologi tersebut antara lain adalah penggunaan lampu LED dan magnetic chiller. Jika dibandingkan dengan electric miller yang dipakai oleh New Media Tower, magnetic chiller bisa mengurangi konsumsi energi listrik hingga 30% jika diukur dengan beban yang sama.
Lilik Oetama, Chief Executive Officer (CEO) Grup Kompas Gramedia dalam sambutan acara peresmian tower mengatakan dengan dibangunnya tower yang memiliki kelengkapan fasilitas ini bisa dimaksimalkan sehingga bisa menciptakan SDM dari UMN yang handal dan bermanfaat bagi bangsa.
Sebagai informasi, gedung ini memikiki 19 lantai dengan ketinggian mencapai 80 meter dan luas total bangunan 42.500m. Tower ini memiliki kapasitas daya tampung lebih dari 5 ribu siswa dan dilengkapi laboratorium perhotelan, sarana olahraga indor futsal dan badminton.
Penulis. : Eq
Editor. : KK


























