UPJ Gelar Lomba Membaca dan Menulis Kisah Perjuangan Raden Aria Wangsakara

28
Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) mengadakan kegiatan lomba membaca dan menulis untuk tingkat SD dan SMP mengenai kisah  Sejarah Perjuangan Raden Aria Wangsakara, pada Sabtu 10 Desember 2022. Acara diselenggarakan di MI Raudlatul Irfan Lengkong Kulon ,Kabupaten Tangerang Banten.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh Program Studi Teknik Sipil, Arsitektur dan Desain Produk UPJ sebagai salah satu rangkaian kegiatan dari Hibah Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi MBKM Berbasis IKU tahun 2022, yang diberikan oleh KemdikbudRistek Dikti.
Raden Aria Wangsakara, seorang ulama, pejuang, sekaligus pendiri Tangerang. Beliau lahir di Sumedang pada 1615 serta, keturunan Raja Sumedang Larang, Sultan Syarif Abdulrohman. Semasa hidupnya, Raden Aria Wangsakara terus berjuang hingga wafat pada 1720. Raden Aria Wangsakara dinyatakan wafat setelah berperang melawan VOC di Ciledug. Raden Aria kemudian dimakamkan di Lengkong Kyai, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Pada 2021, ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia bersama dengan Tombolotutu, Aji Muhammad Idris, dan Usmar Ismail oleh Presiden Indonesia Joko Widodo.
Sehubungan dengan itu, kegiatan lomba bercerita ini diambil tema kisah perjuangan Raden Aria Wangsakara sedangkan lomba menulis bertemakan cita-cita sebagai penerus perjuangan Raden Aria Wangsakara. Adapun masing-masing kegiatan lomba ini dihadiri 20 peserta sehingga total peserta berjumlah 40 siswa yang sebagian besar merupakan warga Lengkong Kulon. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan lomba ini dimana sejak pagi teah hadir di lokasi perlombaaan.  Dalam kesempatan tersebut.
Fredy Jhon Philip, dosen Program Studi Teknik Sipil UPJ, selaku ketua panitia penyelenggara menyatakan bahwa kegiatan lomba ini dapat memberikan dorongan  generasi muda untuk mengenal perjuangan pahlawan khususnya Raden Aria Wangsakara yang merupakan figur yang berasal dari wilayah Tangerang.
“Sehingga diharapkan dapat menumbuhkan nilai-nilai patriot melalui teladan yang diberikan oleh Raden Aria Wangsakara baik dalam perjuangan mencapai cita-cita generasi muda maupun sikap dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan lomba ini juga didukung oleh segenap mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil, Arsitektur dan Desain Produk UPJ. Sedangkan penilaian lomba ini dilakukan oleh tim juri masing-masing sebanyak 3 juri yang berasal dari dosen UPJ serta guru Bahasa Indonesia SMP Pembangunan Jaya Bintaro. Masing-masing pemenang mendapatkan sertifikat, piala dan hadiah berupa buku. Alasan pemberian buku sebagai hadiah diharapkan membuat pemenang lomba semakin termotivasi untuk rajin membaca untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa-siswi.
Dalam kesempatan ini, panitia lomba juga memberikan seluruh peserta seperangkat alat tulis dan tumbler sebagai wujud kepedulian Universitas Pembangunan Jaya kepada siswa untuk dapat belajar lebih sungguh-sungguh.
“UPJ secara rutin setiap tahunnya mendapatkan kucuran dana hibah Pengabdian Masyarakat dari Kemdikbud, hal ini merupakan bentuk apresiasi kinerja Pengabdian Masyarakat UPJ bagi warga sekitar. Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu Tridarma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh setiap civitas akademika UPJ,” ujar Agus Setiawan, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPJ.(ditca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.