Jakarta, Katakota.com — Lebaran datang menandakan waktunya mudik ke kampung halaman. Bersilaturahmi dengan keluarga besar menjadi agenda wajib umat muslim selama Lebaran. Maka dari itu, suasana Lebaran pasti selalu disambut suka cita.
Belum lama ini, pemerintah telah menetapkan cuti tambahan Lebaran. Tambahan cuti ini tak ayal membuat musim mudik tinggal hitungan hari. Di mana, pemerintah memprediksi puncak arus mudik ada di akhir pekan ini atau pa bbda 8 dan 9 Juni 2018.
Namun di lain sisi, sudah bukan hal yang asing lagi jika perjalanan mudik selalu menghabiskan cukup banyak dana. Uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang diberikan, terkadang tidak bisa mencukupi biaya selama mudik Lebaran. Besar pasak daripada tiang pun kerap kali terjadi.
Biasanya setelah mudik Lebaran, ada banyak orang yang mengalami defisit keuangan. Nah, untuk menghindari hal tersebut terjadi pada dirimu ketika mudik Lebaran tahun ini, perhatikan beberapa tips untuk menghemat pengeluaran selama mudik dari HaloMoney.co.id berikut ini:
1. Rencanakan pengeluaran
Hal pertama yang harus dilakukan adalah merencanakan semua pengeluaranmu selama mudik Lebaran, mulai dari biaya transportasi mudik, biaya perjalanan saat mudik, biaya oleh-oleh yang akan Anda beli, biaya makan dan minum saat mudik, biaya selama berada di kampung halaman, dan juga biaya pasca mudik yang juga harus Anda perhitungkan.
Kenapa biaya pasca mudik penting direncanakan? Karena ini adalah solusi cerdas agar nantinya Anda tidak bokek setelah pulang dari mudik Lebaran. Paling tidak sisihkanlah 10-15 persen dari total anggaran yang akan digunakan untuk Lebaran.
Misal, anggaran Lebaran Anda Rp 5 juta, maka 10 persen adalah Rp 500 ribu. Maka dana Rp 500 ribu jangan Anda bawa mudik atau simpan dalam tabungan agar tidak terpakai selama mudik Lebaran.
2. Buatlah prioritas dan pangkas portofolio yang tak perlu
Jika Anda berencana untuk membuat uang, maka buatlah tempat yang lebih baik untuk didahulukan. Baru setelah itu, Anda bisa memangkas anggaran dari lingkaran yang tidak terlalu penting.
Belajarlah untuk menyesuaikan dengan diri Anda, agar nantinya pada saat mudik Lebaran berlangsung, Anda tidak ragu untuk mengatakan tidak pada godaan-godaan dari pihak lain yang mendorong untuk mengeluarkan dana dari anggaran yang sudah diperbaiki.
3. Selalu catat dan simpan bon pembelanjaan
Terkadang kita bingung sendiri, kenapa dana mudik cepat habis, padahal menurutmu dana yang dikeluarkan sudah sesuai dengan anggaran. Inilah alasan utama Anda harus mencatat dan menyimpan bon pembelanjaan agar nantinya pengeluaran mudik bisa terkontrol dengan baik.
Memang terdengar sepele karena tak sedikit orang yang membuang bon atau struk pembelanjaan mereka setelah melakukan pembayaran. Tapi ketika mudik nanti, jangan lupa untuk selalu mencatat apa yang Anda belanjakan dan simpan bon pembelanjaan, ya!
4. Menggunakan kartu kredit
Kartu kredit ternyata bisa membantu Anda untuk menghemat pengeluaran mudik. Salah satu kartu kredit yang bisa Anda gunakan adalah kartu kredit BCA. Maklum kartu kredit BCA dikenal memiliki banyak promosi untuk meningkatkan loyalitas nasabahnya.
Selama mudik Lebaran, banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan kartu kredit. Dengan beragam promo kartu kredit BCA, Anda bisa membuat pengeluaran mudik jadi lebih hemat.
Sumber : Merdeka
Uploader : Cecep R./Qy


























