Meski begitu, tidak ada tanggal kadaluwarsa bukan berarti makanan bisa disimpan sembarang. Menurut USDA, tanggal pada kemasan makanan umumnya berkaitan dengan kualitas, bukan selalu menunjukkan bahwa makanan tersebut langsung menjadi tidak aman setelah tanggal kadaluarsa. Makanan apa saja ya?
1. Beras Putih
Beras putih bisa disimpan dalam waktu yang lama. Beras bisa bertahan sekitar 30 tahun/Foto: freepik.com/jcomp
Beras putih bisa disimpan dalam waktu yang sangat lama. Proses penggilingan beras bisa menghilangkan lapisan dedak yang membuat beras putih lebih tahan lama dari tengik dibandingkan dengan beras merah.
Jika disimpan dalam wadah kedap udara dan terlindung dari kelembapan, beras putih bisa disimpan selama puluhan tahun. Melansir dari Mental Floss, beras putih bisa bertahan hingga sekitar 30 tahun dalam kondisi penyimpanan yang tepat.
2. Madu
Madu terkenal sangat awet. Kandungan madu membuat mikroorganisme sulit untuk berkembang/Foto: freepik.com/magnific
Madu alami menjadi makanan yang terkenal sangat awet. Madu memiliki kandungan yang membuat mikroorganisme tidak ideal untuk berkembang. Madu yang disimpan dalam wadah tertutup dengan baik bisa bertahan sangat lama. Jika madu mengalami kristalisasi atau berubah warna, kondisi tersebut tidak selalu berarti madu sudah rusak. Hal itu bisa jadi perubahan alami yang bisa terjadi selama penyimpanan.
3. Garam dan Gula Pasir
Garam dan gula pasir bisa disimpan sangat lama. Kedunya mengandung mineral yang membuat mikroorganisme sulit berkembang/Foto: freepik.com/jcomp
Garam dan gula termasuk bahan makanan yang bisa disimpan sangat lama. Keduanya memiliki karakteristik yang membuat mikroorganisme sulit berkembang, terutama jika disimpan dalam kondisi kering dan terlindung dari kelembapan.
Garam murni yang merupakan mineral sehingga tidak mengalami pembusukan seperti makanan lainnya. Sementara itu, gula juga bisa bertahan lama selama tidak terkena air atau kontaminasi. Meski demikian, garam beryodium tetap harus diperhatikan tanggal pada kemasan dan cara penyimpanannya.
4. Cuka
Cuka memiliki tingkat keasaman yang tidak mudah ditumbuhi bakteri dan jamur. Cuka bisa disimpan dalam waktu lama/Foto: freepik.com/Mateus Andre
Cuka memiliki tingkat keasaman yang membuatnya tidak mudah ditumbuhi bakteri dan jamur. Maka dari itu, cuka bisa digunakan dalam waktu yang sangat lama apabila disimpan dengan benar.
Cuka mungkin bisa mengalami perubahan seperti menjadi sedikit keruh atau muncul endapan. Namun, perubahan tersebut tidak selalu menandakan bahwa cuka rusak. Pastikan produk tidak terkontaminasi dan tetap disimpan sesuai petunjuk pada kemasan.
5. Kacang-Kacangan Kering
Kacang-kacangan kering termasuk bahan makanan yang tidak memiliki tanggal kadaluwasa. Kacang-kacangan awet bertahun-tahun/Foto: freepik.com/Mateus AndreFoto: freepik.com/evening_tao
Kacang-kacangan kering seperti kacang merah dan kacang polong, memiliki kadar air yang rendah. Kacang termasuk bahan makanan yang tidak memiliki tanggal kadaluwarsa dan awet hingga bertahun-tahun.
Namun, semakin lama disimpan tekstur kacang bisa menjadi lebih keras sehingga membutuhkan waktu memasak lebih lama. Jadi, meskipun tidak langsung rusak, kualitas dan kemudahan memasak kacang bisa menurun seiring waktu.
Source : www.fimela.com































