Sebanyak enam gerbang tol ditutup hingga 29 September 2025. Hal ini, membuat sejumlah rute Transjakarta akan terkena dampaknya. Berikut rute Transjakarta yang terkena imbasnya.
Penutupan gerbang tol dilakukan secara bertahap, yakni:
GT Semanggi 1 dan GT Semanggi 2: 27 September pukul 22.00 WIB hingga 29 September pukul 05.00 WIB (disertai rekayasa lalu lintas situasional).
GT Slipi 2: 27 September pukul 19.00 WIB hingga 28 September pukul 16.00 WIB.
GT Kuningan 1: 28 September pukul 09.00 WIB hingga 29 September pukul 05.00 WIB.
GT Slipi 1: 27 September pukul 22.00 WIB hingga 29 September pukul 05.00 WIB.
Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) Widiyatmiko Nursejati mengatakan pekerjaan ini merupakan tahapan penting dan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
“Pekerjaan ini merupakan konstruksi berat dan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan, sehingga penutupan sementara perlu dilakukan. Kami upayakan pekerjaan selesai sesuai jadwal, agar seluruh gerbang tol dapat segera kembali beroperasi normal,” kata Widiyatmiko.
Lalu, rute Transjakarta apa saja yang terkena dampaknya? Dikutip dari akun X (dahulu Twitter) resmi Transjakarta @pt_transjakarta sebanyak enam rute Transjakarta yang berada di koridor 9 akan terkena imbasnya.
“Koridor 9, Rute 1W, 3F, 9A, 10H, S61 dan T31 mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya penutupan gerbang tol Semanggi 1 sehingga mengakibatkan kepadatan lalulintas di sekitar halte Petamburan sampai dengan Denpasar,” tulis akun tersebut, Sabtu (27/9/2025).
Adapun rute Transjakarta 1W yaitu Blok M ke Ancol, 3F dari Kalideres menuju GBK, 9A Cililitan ke Grogol.
Kemudian, ada pula 10H Tanjung Priok ke Bundaran Senayan, S61 Alam Sutera ke Blok M, dan terakhir ada T31 (Blok M ke PIK 2).
Source: Beritasatu.com

























