Baznas Kota Tangerang Merespon Cepat Kejadian Banjir di Kota Tangerang

14
foto : Istimewa

 

Tangerang – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang sejak Sabtu (19/2) hingga hari ini, meski berangsur mulai surut. Imbas musibah ini ribuan warga terdampak dan terpaksa mengungsi ke lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah kota Tangerang.

Tidak perlu waktu lama, sejak hari pertama musibah banjir melanda, Badan amal zakat nasional (BAZNAS) Kota Tangerang melalui BAZNAS tanggap bencana (BTB) bersama pemerintah Kota Tangerang langsung membuka posko penangangan banjir Kota Tangerang di Gedung majelis ulama Indonesia (MUI).

Ketua BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) M. Azhari menjelaskan jajarannya merespon kejadian alam itu dengan cepat, kordinasi dengan pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) langsung dilakukan untuk mengambil langkah tepat penangangan dampak banjir. Sejumlah personil turut dikerahkan ke lokasi untuk melihat dampak banjir serta melakukan pendataan bantuan yang dibutuhkan.

Pada hari pertama BAZNAS Kota Tangerang pun telah menyalurkan bantuan makan gratis kepada korban banjir yang berada di sejumlah titik lokasi, salah satunya di wilayah Kecamatan Pinang.

“Kami dihari pertama membuka warung makan gratis untuk korban terdampak banjir, ada 5000 makanan siap saji dan kami tambah air mineral,”ujar Azhari, Selasa (23/2).

Sementara itu Kepala BAZNAS Kota Tangerang HM. Aslie Elhusyairy menambahkan semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga yang tengah terkena musibah banjir.

Musibah yang datang ditengah kondisi pandemi Covid-19 sekarang jangan membuat masyarakat lupa dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan baik itu makanan, minuman bahkan tenaga dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Selain itu, mari kita berdoa agar musibah ini tidak berkepanjangan dan lekas seperti sediakala,”pungkasnya.(Cep/katakota)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.