Binus Youth Leaders Summit 2019 Langkah Generasi Muda dalam Membangun Masa Depan Indonesia

42
Binus Youth Leaders Summit 2019 Langkah Generasi Muda dalam Membangun Masa Depan Indonesia,(adit/katakota.com)

Tangsel, Katakota.com– Binus Youth Leaders’ Summit telah menjadi forum tahunan bagi para pelajar SMP dan SMA. Forum ini menjadi wadah yang mengumpulkan generasi muda Indonesia untuk terlibat dalam wacana intelektual dan isu-isu global yang mendiskusikan tantangan dan kesempatan masa depan. Berlokasikan di Binus Serpong.

BYLS membahas beberapa topik seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, edukasi, dan keadaan lingkungan. Sebagai agen harapan masa depan, disinilah saatnya para generasi muda mengambil langkah dan secara konsisten menunjukkan perhatian terhadap isu-isu yang dapat berdampak dalam jangka waktu panjang.

Dengan tema tahun ini “Pasukan Masa Depan: Menuju Dunia yang Terevolusi”, BYLS 2019 ingin menyoroti pentingnya generasi muda dalam masyarakat dan besarnya kontribusi mereka dalam membentuk masa depan dunia. BYLS mengajak generasi muda untuk bertindak secara proaktif dalam usaha meningkatkan kualitas hidup dunia yang dimulai dengan “menyadari” keadaan sosial dan lingkungan, kemudian mengambil tindakan secara komunitas. Di forum inilah saatnya generasi muda Indonesia menunjukkan minat untuk membentuk hari esok mereka sendiri, menawarkan solusi, bertindak atas masalah dan melibatkan komunitas mereka.

“Ketidakpedulian mungkin merupakan penyebab dari penurunan kualitas hidup, namun keapatisan lebih membahayakan. Dengan banyaknya isu-isu local dan global yang terus mempengaruhi kaum muda saat ini dan mengancam generasi-generasi masa depan, masyarakat Indonesia, bersama-sama dengan dunia, perlu diajak untuk melakukan tindakan. BYLS ini merupakan salah satu media penggerak, dimulai dengan pelajar di Indonesia, kemudian mereka mempengaruhi orang-orang sekitar mereka hingga menjadi tindakan yang mendunia,” ujar Sherrierose Garcia Gonzales, kepala sekolah BINUS School Serpong.

Dalam forum ini, beberapa pembicara ahli juga terlibat untuk berdiskusi dan memberikan masukan. Para ahli seperti Caecilia Sherina, seorang pembuat film yang percaya bahwa film merupakan salah satu media yang efektif untuk melakukan perubahan, Yohana Elizabeth Hardjadinata, seorang aktivis pendidikan di Indonesia yang percaya bahwa Pendidikan merupakan harta yang perlu untuk dikembangkan, Diyan Krisnawati dan Mellysa Anastasya, yang merupakan pekerja sosial di organisasi Rumah Faye, keduanya focus dibidang perdagangan, kekerasan dan eksploitasi anak.

Pada akhir dari forum ini, dari kelompok para peserta dipilih satu project terbaik yang kemudian akan direalisasikan, yaitu Tim Sehati. Project dari Tim Sehati ini mencarikan solusi bagi para korban pelecehan seksual, yaitu dengan menghadirkan konsultasi dengan Psikolog secara online, gratis, dan privasi terjaga. Dengan tujuan agar para korban lebih berani dan tidak malu untuk disembuhkan dari trauma dan dampak mental lainnya.

BINUS Youth Leaders’ Summit merupakan salah satu langkah untuk membentuk generasi muda yang peduli dan bergerak. BINUS SCHOOL Serpong berharap bahwa BYLS ini membuka pintu kesadaran generasi muda, tidak hanya para peserta namun seluruh pemuda Indonesia bahwa negara dan dunia ini membutuhkan kreatifitas, kegigihan, dan partisipasi mereka untuk membentuk masa depan yang lebih baik.(dit/ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.