Hasil Akhir Bonek Datangi Jakarta Demi Persebaya

44

Jakarta, katakota.com – Tak mudah untuk mengatur akomodasi dua ribu orang. Apalagi gerombolan tersebut adalah pedukung klub sepakbola Persebaya 1927, (Bonek).

Sesuai namanya yang berarti Bondo Nekat, apapun dilakukan untuk klub kesayangan mereka, bahkan menempuh perjalanan hampir sejauh 800 kilometer memperjuangkan nasib Bajul Ijo.

bonek_persebaya_surabayaSejak Rabu, (3/8/16) Bonek sudah tiba di Jakarta. Dengan bekal pas-pas an, mereka hendak melancarkan aksi protes pada PSSI dan Kemeterian Pemudan dan Olahraga agar Persebaya 1927 kembali diikutsertakan dalam kompetisi resmi. Kembali diakui sebagai anggota PSSI.

 

Beruntung mereka dapat respons positif, meski masih sekedar janji bahwa nasib mereka akan dibicarakan di Kongres Luar Biasa mendatang. Yang penting perjalanan mereka tak sia-sia ke Ibukota.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya mendatangi Bonek, supporter Persebaya di stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara sekitar pukul 22.30 WIB. Kedatangan Imam pun disambut takbir suporter tim Bajul Ijo itu. Imam pun diberikan kesempatan berbicara dari atas mobil komando suporter bonek.

“Selamat datang di Jakarta dan warga Jakarta ingin rasa aman dengan kehadiran suporter dan saya ingin persebaya kembali bangkit bermain,” kata Imam di lokasi.

Dia menuturkan, pihaknya juga mendorong agar Persebaya kembali berkompetisi dan ikut dalam Kongres Luar Biasa (KLB) 2016 yang persiapannya digelar di PSSI di Ancol. Menurut Imam, Persebaya merupakan tim besar yang memiliki sejarah panjang di negeri ini. Termasuk ikut mendirikan PSSI kala itu.

“Dan kami akan mendorong agar dalam KLB diagendakan agar Persebaya dikembalikan kepada khitahnya sesuai cita-cita kita semua dan jangan melupakan sejarah karena Persebaya salah satu pendiri PSSI,” ujar Imam.

“Saya dan Bapak Kapolda akan mengawal di KLB agar masuk agenda dan kongres yang aslinya akan dilaksanakan pada awal bulan September dan awal Oktober 2016. Saya mohon maaf baru bisa hadir karena ada urusan negara yang harus didahulukan,” tutup Imam Nahrawi Ketua Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). (AR/kk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.