Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengimbau kepada orangtua siswa untuk mendampingi anak-anak belajar di rumah selama waktu yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Hal ini seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron membuat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk para siswa-siswi dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP, SMA.
“Penyebaran Covid-19 varian Omicron ini menjadi hal yang memprihatinkan, untuk langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang saya rasa sudah tepat, PTM diganti dengan PJJ artinya ini untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19,” kata dia ditemui pada Kamis (27/1/22).
Politisi Gerindra ini berharap dengan kegiatan tersebut, anak-anak bisa kembali melakukan PTM, dan semua masyarakat dapat melakukan protokol kesehatan (prokes) sehingga warga dapat kembali melakukan pemulihan ekonomi dalam bidang usahanya.
“Bagi masyarakat yang anak nya belum di vaksin untuk segera mendaftarkan anak-anak nya ke tempat-tempat yang sudah di sediakan Pemerintah. Klo perlu kita jemput bola, karena pemerintah sudah memiliki data di tiap Kelurahan,” tukasnya.
Diketahui, sebelum memutuskan untuk menerapkan skema PJJ, Pemkot Tangerang sempat menerapkan PTM berkapasitas 100 persen pada 3-21 Januari 2022.
Kemudian, pada 24-25 Januari, PTM berlangsung dengan kapasitas 50 persen siswa. Hingga Rabu 26 Januari 2022, Pemkot Tangerang menghimbau agar kembali di berlakukan PJJ. (Dit)



























